Cetak
Dilihat: 455

Pati, Kota – Tunggakan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Unit Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (UPPD) Pati, mencapai puluhan milyar rupiah. Untuk meminimalkan tunggakan itu, UPPD menjalin kerjasama  kemitraan dengan Kodim 0718/Pati melalui Babinsa.
Dalam kerjasama kemitraan ini, Babinsa akan mendapat tugas mengantarkan dan memberikan Surat Pemberitahuan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), bagi masyarakat yang belum membayar pajak kendaraannya.

Hingga Oktober 2017 ini, tunggakan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di UPPD Pati mencapai lebih dari Rp.23,1 milyar, dari 132ribu unit kendaraan bermotor yang menjadi obyek pajak. Untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor PKB ini, UPPD menggandeng para Babinsa yang ada di desa-desa untuk memberikan surat pemberitahuan pembayaran PKB kepada para penunggak.
“Sebenarnya kegiatan ini sudah dilakukan oleh semua karyawan/karyawati BPPD kerjasama dengan Kepala dan Perangkat Desa sudah, kemudian dengan pihak ketiga sudah. Namun hasilnya belum signifikan. Kendalanya memang terbatasnya personil. Kini memanfaatkan kerjasama ini, karena Babinsa yang mengampu 1 sampai 2 desa diharapkan mereka hafal dengan masing-masing warga. Kalau kita kerjasama untuk minta tolong Babinsa itu harapanya bisa kenal wilayah, tahu wajib pajaknya, mungkin secara personal psikologis sudah kenal bisa lebih baik kerjanya,” demikian Kepala UPPD Kabupaten Pati, Drs  Hanindyatama MSi, usai menandatangani kerjasama kemitraan dan sosialisasi penanganan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor dengan Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah SSos MH, di Aula Suluh Bakti Makodim Pati, Kamis siang (2/11).
Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah SSos MH menyambut baik kerjasama kemitraan antara Kodim dan UPPD, yang menjadi bagian peran serta  TNI membantu pemerintahan daerah.
“Saya menyambut baik tentang apapun yang dilakukan dinas terkait, yang penting untuk kebaikan kita bersama. Saya yakin Babinsa kita ini mampu. Saya ucapkan terima baik pribadi maupun kesatuan bahwa sinergitas ini perlu dibangun, dan suatu hal kepercayaan ini pasti dipertanggungjawabkan. Karena ini tantangan bagi kita untuk bekerja lebih baik. Harapannya Babinsa di dua Koramil bisa menjadi  contoh bagi Kroamil-Koramil lainnya,” kata dia.
Kabid Evaluasi dan Pembinaan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jawa Tengah, Setyoko SH MH mengatakan, gambaran secara umum jumlah kendaraan di Jawa Tengah sekitar 15juta unit. Ironisnya, yang menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekitar 4juta pemilik kendaraan bermotor, baik roda dua dan roda empat.
“Inilah yang menjadi beban pemikiran Pemprov bagaimana bisa menyadarkan dan menagih PKB yang ada di masyarakat. Dan inilah inovasi membangun kemitraan dengan Dandim 0718/Pati, Insya Allah misi yang baik ini bisa efektif, Babinsa di satu sisi sebagai pembina masyarakat, juga sekaligus memberikan memacu masyarakat yang belum taat pajak dengan menyampaikan surat pemberitahuan pembayaran PKB, bukan menagih,”  katanya.
Untuk tahap awal, tutur Kepala UPPD Pati Drs Hanindyatama MSi, pihaknya baru menggandeng Babinsa di Koramil Gabus dan Koramil Winong, dari target keseluruhan Babinsa di jajaran Kodim 0718/Pati. Tahun 2018 mendatang, UPPD juga berencana untuk menggandeng Babinsa di dua Koramil berikutnya.
“Makanya kita bekerjasama ini untuk menggali biar tunggakan tersebut. Disamping menyadarkan masyarakat akan kewajibannya dan taat untuk membayar pajaknya. Karena ini terkait dengan pembangunan  infrastruktur di Kabupaten Pati. Mengapa? Karena bagi hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ini kembali ke Kabupaten Pati. Harapannya, dari Kabupaten Pati bisa membangun infrastruktur jalan khususnya beserta kelengkapannya, seperti rambu-rambu, penerangan jalan, drainase dan sebagainya, sehingga dapat membuat masyarakat hatinya tenang dan nyaman di jalan,” katanya.
Dari kerjasama kemitraan bersama Babinsa, tutur Kepala UPPD Pati Drs Hanindyatama MSi, masyarakat diharapkan taat membayar pajak. Dan memanfaatkan bebas denda PKB di November, dan bebas denda bea balik nama hingga akhir tahun ini.(•)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s