210 Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu Terima Bantuan Lembaga GNOTA dan Baznas

101pasfmpati, Pati Kota - Sejumlah 210 pelajar di Pati dari keluarga kurang mampu menerima bantuan dari Lembaga Gerakan Orang Tua Asuh (GNOTA) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Pelajar yang menerima bantuan Lembaga GNOTA dan Baznas Kabupaten Pati ini terdiri dari 125 murid setingkat SD/MI, 60 murid setingkat SMP/MTs, dan 25 murid setingkat SMA/SMK/MA.
Ketua Lembaga GNOTA Kabupaten Pati Musus Indarnani Haryanto mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut senilai Rp150 ribu dari GNOTA dan Rp200 ribu dari BAZNas untuk murid SD/MI. Kemudian untuk murid SMP/MTs masing-masing Rp250 ribu dari GNOTA dan Rp 200 ribu dari BAZNas, serta Rp 350 ribu dari GNOTA dan Rp 200 ribu dari BAZNas untuk murid setingkat SMA/SMK/MA.

“Bantuan ini untuk meringankan anak sekolah dari keluarga tidak mampu sekaligus memberikan semangat dan motivasi agar tidak putus sekolah,” ujar Ketua Lembaga GNOTA Pati.
Musus Indarnani menambahkan, penyaluran bantuan ini juga untuk membantu kebutuhan peralatan sekolah, seperti sepatu, seragam, tas dan alat tulis. Sumber anggaran untuk bantuan Lembaga GNOTA dari APBD bekerjasama dengan BAZnas Kabupaten Pati.
Bupati Haryanto dalam sambutannya mengatakan, bantuan dari Lembaga GNOTA ini setiap tahunnya diberikan kepada anak-anak yang kurang beruntung atau keluarga kurang mampu. Sehingga masih bisa melanjutkan untuk sekolah. “Meski nilai bantuan belum sesuai harapan, namun paling tidak ada peran serta dari organisasi yang memberikan bantuan kepada anak-anak kita. Tidak hanya itu pemkab juga peran sertanya kepada anak-anak kategori keluarga kurang mampu kita berikan beasiswa setiap tahunnya,” jelas Bupati Haryanto.
Bantuan stimulan agar anak tidak putus sekolah itu, diharapkan dimanfaatkan dengan benar untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga.(Agus Pambudi)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla