Dulu Dicaci, Vaksin Sekarang Dicari

101pasfmpati, Pati Dukuhseti - Dulu kehadiran vaksin, untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19 di masyarakat, adalah sesuatu yang mengada-ada. Namun seiring dengan gencanrya upaya pemerintah dalam pengendalian penularan virus corona, masyarakat lambat laun berbalik arah. Mereka yang dulunya mencibir dan mencaci dengan segala dalih, kini berbalik seratus delapan puluh derajat vaksin kini banyak dibutuhkan dan dicari.

Pemerintah terus menggenjot vaksinasi hingga kepelosok desa, dalam upaya menuntaskan pandemi covid-19. Melalui sosialisasi yang masif dan terus menerus, ditambah penerapan PPKM, menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk vaksin.

Dimintai tanggapannya soal vaksin, Solihin (50 tahun) warga Desa Alasdowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati mengaku, memang pada awalnya warga acuh ketika mendengar vaksinasi. Itu karena ketidaktahuannya akan kegunaan vaksin bagi ketahanan tubuh di tengah pandemi seakrang ini. “Yang dulunya itu mqasyarakat kurang respon. Tapi setelah adanya kegunaan vaksin itu bagaimana, kemudian sosialisasi dari para aparat atau petugas ini akhirnya membuat sadar dengan adanya vaksin,” katanya.

Solihin yang peternak itik ini juga mengatakan, awalnya memang warga masyarakat ketakutan setelah mendapat informasi dari media sosial yang jauh dari kebenaran faktanya. Setelah mengetahui berita-berita yang viral yang muatan isinya salah, dan mendapat pencerahan dari tenaga kesehatan secara langsung, akhirnya mereka antusias untuk vaksin. Bahkan setiap dilakukan vaksinasi masal baik di Puskesmas dan di balai desa selalu penuh antrean warga. “Malah-malah kemarin mengalami kekurangan (stok vaksin) sehingga masyarakat yang tidak kebagian atau jatah untuk vaksin,” ujarnya.

Pemerintah kini diminta untuk menyediakan vaksin lebih banyak lagi, sehingga warga bisa tervaksin seperti yang diharapkan dan menjadi target cakupan vaksinasi di daerah.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla