TMMD Buka Akses Jalan Pertanian Penghubung Antar Desa

Wedarijaksa – Masyarakat di perdesaan merasakan dari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).  Baik dari pembangunan infrastruktur, maupun penyuluhan berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten. Hingga 2017 ini, pelaksanaan program TMMD masih fokus dengan betonisasi dan pengaspalan jalan desa, serta penyuluhan kepada masyarakat. Tahun ini, dua desa di Kabupaten Pati kembali menjadi sasaran program TMMD. Pembukaan TMMD  dibuka di Desa Tawangharjo Kecamatan Wedarijaksa, Selasa pagi (4/7),  dan Desa  penutupan di Desa Tanjungrejo Kecamatan Margoyoso pada  Rabu (2/8) mendatang.

Tokoh Masyarakat Desa Tawangharjo, Amari mengungkapkan, program TMMD mampu mengkolaborasikan semua elemen masyarakat di desa, dengan TNI/Polri dan Pemerintah Kabupaten Pati, dalam percepatan pembangunan infrastruktur, serta memahamkan masyarakat terhadap program pemerintah.
“Masyarakat memang menghendaki langsung seperti ini sehingga masyarakat bisa ikut kerja dan mengawasi secara langsung lagi nanti sebagai pengguna nantinya merasa senang,” katanya.
Kades Tawangharjo Kecamatan Wedarijaksa, Sudarmono berharap  dengan adanya TMMD nantinya Tawangharjo kedepan semakin maju. Karena pembuatan jalan pertanian sepanjang 800 meter dengan lebar 3 meter, akan memudahkan petani mengangkut hasil buminya lebih cepat dan murah.
“Harapan kami adanya program ini kami sangat dan sangat mendukung.  Desa Tawangharjo kelihatan sangat dan sangat didukung oleh masyarakat banyak dengan program ini kedepannya Tawangharjo bisa semakin Sejahtera,” terangnya.
Usai membuka TMMD tersebut, Bupati Haryanto berharap  TMMD  dengan melibatkan TNI/Polri,  Pemerintah Kabupaten, dan Pemdes,  dapat menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat di desa sasaran dalam upaya meningkatkan pembangunan.
“Kalau kita semangat gotong royong ini, dengan harapan bisa mempererat tali persaudaraan kekuatn NKRI sehingga dengan semangat tmmd, mari kita pembangunan ini agar lebih murah dan agar lebih bermanfaat terhadap kebutuhan masyarakat yang ada,” jelasnya.
Selama ini, masyarakat menghendaki pembangunan infrastruktur di desa bisa dilakukan sendiri, seperti halnya TMMD, dimana warga bisa ikut bekerja, dan mengawasi secara langsung pelaksanaannya.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla