Kendalikan Hama Penggangu Tanaman Padi, Petani Gropyokan Tikus

Pati, Kayen –   Puluhan petani melakukan pengendalian hama penganggun tanaman padi mereka, dengan gropyokan tikus di persawahan mereka. Ini merupakan cara petani menjelang musim tanam padi mengantisipasi serangan dengan mengendalikan populasi tikus sawah.
Para petani di Desa Srikaton Kecamatan Kayen terpaksa harus mengendalikan atau gropyokan terhadap hama pengganggu tanaman yang sering menyerang tanaman padi mereka.  

Kades Srikaton Kecamatan Kayen, Sarjono mengatakan, populasi tikus di persawahan yang dipersiapkan untuk tanaman padi merajalela belakang ini. Sehingga, pihaknya meminta Pemkab Pati melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Peternakan dan Perkebunan, untuk melakukan gropyokan tikus secara serentak.
“Seminggu lalu itu warga kami melihat banyak tikus keluar dari sarangnya. Karena takut dia lari,” katanya.
Kegiatan gropyokan tikus ini, kata Kades Srikaton Sarjono, melibatkan tiga kelompok tani yang masih aktif di desanya.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Pati, Muhtar Effendi mengatakan, gropyokan merupakan kegiatan pengendalian hama pengganggu tanaman padi, yang menggunakan dana APBD.
“Satu keberhasilan pertanian beberapa diantaranya pengendalian hama  dan penyakit tanaman, dan kecukupan air,” katanya.
Selain bantuan dana gropyokan tikus, pada kesempatan itu Bupati Pati Haryanto yang ikut melakukan pengendalian hama tikus, juga memberikan bantuan pestisida untuk peningkatan hasil pertanian.
Pengendalian tikus secara serentak bersama-sama  (gropyokan tikus) ini, diharapkan dapat menekan kerugian akibat serangan hama tikus.  Rencana tanam yang direncanakan pada November – Februari yang mengharuskan petani untuk membasmi hama tikus secara dini di persawahan milik petani.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla