Petani Desak Pemerintah Bangun Bendung Kembang Kempis Untuk Irigasi

Pati, Kota – Petani di sepanjang bantaran Sungai Silugonggo meminta agar Pemerintah membangun bendung kembang kempis di Sungai Silugonggo, untuk kebutuhan irigasi selama musim kemarau. Bendung kembang kempis itu, nantinya juga dapat digunakan untuk suplay air baku bagi PDAM.
Keinginan petani agar Pemerintah membangun bendung kembang kempis itu, banyak disuarakan saat anggota DPRD Kabupaten Pati menyerap aspirasi, saat masa reses, sejak 5 – 8 November 2017.

Anggota Komisi D DPRD Pati, dari Fraksi PDI Perjuangan Jamari Ridwan mengatakan, selama ini petani yang memiliki sawah pertanian di sepanjang bantaran sungai Silugonggo, selalu mengeluhkan kesulitan air untuk irigasi. Selain tidak ada peralatan irigasi, petani juga dihadapkan dengan air laut yang naik masuk ke sungai saat pasang.   
“Penataan infrastruktur termasuk irigasi dan jalan pertanian harus kita tata. Setelah irigasi kita tata, kemudian nanti Pemerintah harus berani mengajukan atau mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, kalau Pemerintah Daerah mungkin dananya tidak mampu, tapi harus didukung APBD Provinsi maupun APBN untuk membuat bendung kembang kempis di Sungai Silugonggo di Dukuh Sampang  Kecamatan Jakenan,” kata Jamari Ridwan.
Dengan adanya bendung kembang kempis di alur Sungai Silugonggo itu nantinya, kata Jamari Ridwan, jutaan meter kubik air tidak hilang sia-sia, dan air laut yang sering masuk ke aliran sungai, bisa diantisipasi. Sehingga petani, dapat memanfaatkan air tersebut, sehingga program swasembada pangan nasional bisa tercapai.
“Sekarang ini banyak petani yang mengeluhkan dengan kondisi kekurangan air. Kenapa kita punya sungai sebesar itu tidak kita manfaatkan? Kalau sungai bisa kita bendung, kita normalisasi lagi  dan meninggikan tanggul lagi air sungai itu bisa dimanfaatkan tidak hanya pertanian tapi juga untuk pemenuhan kebutuhan produksi PDAM. Ini sangat penting sekali,” katanya.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari Ridwan mengatakan, hasil reses anggota DPRD dengan menyerap aspirasi masyarakat tersebut, nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pati, untuk bahan pertimbangan Bupati dan jajarannya dalam pelaksanaan pembangunan daerah.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla