BPP Latih Budidaya Magot Bagi KWT
Anggota KWT Sedang Ikuti Pelatihan Magot

101pasfmpati, Pati Gabus - Kelompok kelompok wanita tani (KWT) dari sembilan desa di Kecamatan Gabus mendapat pelatihan keterampilan hidup dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) setempat. Pelatihan itu, berupa budidaya magot atau larva lalat hitam.
Pelatihan budidaya magot atau larva lalat hitam itu, dilakukan dengan berkunjung langsung di rumah budidaya magot milik Nugroho Kristiantoro di Desa Gabus Kecamatan Gabus, Kamis (13/1/2022).

Koordinator BPP Gabus Eny Prasetyowati, pelatihan itu sebagai salah satu upaya BPP Gabus, untuk memberikan ketrampilan hidupa kepada kelompok-kelompok wanita tani (KWT) binaannya. “Mereka ingin belajar budidaya magot yang bisa sebagai pakan ternak juga bisa untuk membersihkan sampah-sampah rumah tangga untuk pakan magot,” jelasnya.
Yang menarik dari pelatihan itu, kata Eny Prasetyowati yang juga Ketua Pusat 3GO Pati, telur magot bernilai ekonomi tinggi. Di mana telur magot per gramnya senilai Rp5ribu. Sementara pembudidaya magot di Pati yang sudah memiliki pasar membutuhkan suplai magot yang banyak untuk memenuhi permintaan konsumen. Sehingga sangat membutuhkan mitra kerja untuk memenuhi permintaan. “Harapannya dari BPP Gabus apabila KWT-KWT yang tersebar di sembilan desa di Gabus bila bisa bekerja sama dengan peternak yang sudah memiliki pangsa pasar, maka ini akan bisa meningkatkan ekonomi para anggota KWT di desa-desa di Kecamatan Gabus,” harapnya.
Anggota sembilan KWT saat mengikuti pelatihan magot tersebut, mendapatkan pembelajaran langsung, mulai dari awal hingga bisa panen magot yang bernilai ekonomi.(Agus Pambudi)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla