Cetak
Dilihat: 877

Wedarijaksa – Pada lebaran lalu, sebagian warga binaan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II.B Pati menerima remisi atau pengurangan masa tahanan. Penerima remisi tersebut, dua orang diantaranya langsung bebas.  Penerima remisi khusus hari raya Idul Fitri tersebut, merupakan warga binaan yang berdasarkan penilaian dan pemantauan berkelakuan baik dan mentaati tata tertib selama dalam tahanan.

Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas II.B Pati, Dwi Ediyanto mengatakan, dari pengajuan usulan remisi khusus idul fitri itu, 176 yang mendapat persetujuan dari Kanwil Kemenkum dan HAM. 174 warga binaan menerima remisi khusus 1, dan 2 warga binaan lainnya menerima remisi khusus 2 atau bebas.
Warga Binaan atau narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pati yang mendapat remisi khusus 1 sebanyak 174 orang. Sedang yang mendapat remisi khusus bebas tersebut dua orang. Memang tidak ada persyaratan khusus, hanya mereka berkelakuan baik, dan mentaati semua aturan di Lapas Pati.
“Mereka kriterianya harus menjalani hukuman lebih dulu selama 6 bulan sejak divonis Pengadilan Negeri.Kalau belum 6 bulan ya belum bisa diusulkan mendapatkan remisi,” kata Dwi Ediyanto.
Kasi  Binadik dan Giatja Lapas Pati mengatakan,  ketentuan lain bagi seorang warga binaan untuk mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan, biasanya mematuhi aturan, seperti tidak melanggar tata tertib.
“Tidak berkelahi, tidak membawa HP, tidak tersangkut narkoba itu yang bisa mendapatkan remisi. Intinya mereka berkelahuan baik, dan mengikuti program-program yang ada di sini (Lapas),” terangnya.
Kasi Binadik dan Giatja Lapas Pati, Dwi Ediyanto menambahkan, total warga binaan Lapas Pati yang menerima remisi khusus idul fitri sebanyak 176. Mereka masing-masing menerima pengurangan masa tahanan 15 hari hingga 1 bulan 15 hari.(•)

0
0
0
s2sdefault
powered by social2s