Depresi, Seorang Perempuan Nekat Akhiri Hidup

Pati, Margoyoso – Seorang perempuan yang diduga depresi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya. Setelah Polisi melakukan pemeriksaan dan olah kejadian pekara, serta tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, korban akibat bunuh diri itu diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.  Perempuan yang nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi berat itu, Ngatini, berusia 50 tahun, warga Desa Tegalarum Kecamatan Margoyoso. Dia ditemukan meninggal dunia tergntung di dalam rumahnya, oleh keluarganya, pada Senin kemarin (20/11).

Menurut Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago, terkejut dengan posisi Ngatini yang meninggal dunia itu,  pihak keluarga lantas meminta tolong kepada tetangga.
“Belakangan ini, korban mengalami depresi. Bahkan berkali-kali melakukan percobaan bunuh diri, meski sempat dipergoki keluarga. Namun terakhir kali ini, keluarga kecolongan, sehingga korban berhasil mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Kemudian pihak keluarga melaporkan kejadian pilu itu ke pihak kepolisian,”jelasnya.
Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago mengatakan, berdasarkan keterangan tim medis Puskesmas Margoyoso II, korban positif meregang nyawa akibat terjerat tali pada lehernya.
“Hal tersebut terlihat bekas luka jeratan pada leher korban membentuk huruf V yang menyatakan korban meninggal akibat gantung diri,” terangnya.
Pihak keluarga mengaku, upaya gantung diri korban Ngatini itu, sudah pernah digagalkan hingga dua kali.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla