Dua WN Iran Terdakwa Pencurian Uang Di Toko HP Dituntut 5 Bulan Penjara

Pati, Margorejo – Dua warga negara Iran yang menjadi terdakwa dalam perkara pencurian di sebuah toko seluler di wilayah Juwana, beberapa waktu lalu telah dihadapkan di Pengadilan Negeri Pati. Setelah pembacaan surat dakwaan, pemeriksaan saksi dan terdakwa, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pati akhirnya mengajukan tuntutan hukuman kepada warga negara asing tersebut.  

Kedua warga negara Iran yang menjadi terdakwa perkara pencurian tersebut, Bizhan Shabanishrinbolagh, 52 tahun, dan Farzad Hosseini Zadeh, 31 tahun. Keduanya pada sidang di Pengadilan Negeri Pati, yang dipimpin Hakim Ketua Anik Istirochah SH MHum, didampingi Hakim Anggota AA Putu Putra SH, dan Dyah Retno Y SH MH, Selasa kemarin (21/11), oleh Jaksa Endah Kurnianingsih SH dengan 5 bulan kurungan badan.
“Dari uraian-uraian keterangan saksi dan terdakwa di persidangan, maka terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP,” katanya
Tuntutan itu dengan pertimbangan, tutur Jaksa Endah Kurnianingsih SH, kedua terdakwa Bizhan dan Farzad telah menyesali perbuatannya, sopan selama di persidangan, dan terdakwa telah mengembalikan kerugian yang dialami saksi korban pemilik toko telepon seluler.
Atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pati, Endah Kurnianingsih SH, kedua warga negara Iran yang menjadi terdakwa dalam perkara pencurian itu, melalui seorang penerjemah akan langsung mengajukan pembelaan secara lisan dihadapan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut.
“Saya (Bizhan) menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan yang telah kami lakukan. Baik kepada korban, masyarakat dan Pemerintah Indonesia. Dan mohon hukuman yang seringan-ringanya. Demikian halnya saya (Farzad) juga meminta segera dijatuhkan hukuman dan ingin segera dibebaskan, apalagi sekarang terganggu kesehatannya.  Karena di jantung saya terpasanga ring, saya takut tidak bisa periksa kesehatan,” terangnya dalam bahasa Persia yang dialihbahasakan oleh seorang penerjemah.
Perkara yang mendudukan dua warga negara asing itu terjadi di toko telepon seluler di Desa Pajeksan Kecamatan Juwana, pada  Sabtu (12/8), sekitar pukul 15.00.  Kejadian itu bermula saat kedua terdakwa datang ke toko telepon seluler korban untuk membeli HP. Dari upaya itu, kedua terdakwa yang berhasil mengalihkan perhatian kasir toko seluler itu, berhasil menggasak uang senilai Rp.5juta di meja kasir. Usai, menggasak uang keduanya masuk ke mobil yang diparkir di luar toko, dan pergi.
Namun setelah menerima laporan dari korban pemilik toko telepon seluler, tim gabungan Tim gabungan dari Polsek Juwana, Pati dan anggota Resmob Polres Rembang,  dalam penggrebegan di sebuah kamar di Hotel Fave Rembang, Minggu (13/8) sekitar pukul 04.00, berhasil menangkap  dua terdakwa bersama dua dua warga negara Iran lainnya.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla