PH, Pria Berkelakuan Bejat Sekap dan Cabuli Gadis Bawah Umur

101pasfmpati, Tayu : Seorang gadis dibawah umur yang masih duduk di bangku SMP di wilayah Kecamatan Tayu mengalami nasib tragis. Gadis berusia 14 tahun ini, disekap beberapa bulan, dan mendapat perlakuan bejat dari seorang yang kini menjadi buronan polisi.
Anak perempuan berinisial N yang menjadi korban penyekapan dan kekerasan seksual seorang pria, selama beberapa bulan itu, kini kondisinya kritis, dan sudah mendapat perawatan intensif. Korban penyekapan dan kekerasan seksual ini, ditemukan di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, dengan yang sangat memprihatinkan.

Sari, ibu korban bercerita, awalnya anak kedua dari tiga bersaudara itu hilang dari rumah sejak awal Mei 2022 lalu. Anaknya yang siswi SMP di Kota Pati dengan pelaku berinisial PH alias Banyak yang masih buron polisi itu berkenalan saat bertemu di Juwana. “Setelah dilakukan pencarian, sepekan yang lalu N (anak saya) ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti. Karena kondisi ekonomi kami seperti ini, kami merawat N di rumah,” katanya.
Selain menculik, menganiaya fisik dan psikis, kata Sari, pelaku juga menyekap dan memperkosa termasuk tidak diberi makan anaknya selama 4 bulan.
Kapolsek Tayu, Iptu Aris Pristianto yang prihatin dengan kondisi korban, segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, Kecamatan Tayu serta Dinas Sosial dan P3AKB Pati, dan merujuk ke RSUD Soewondo Pati guna mendapatkan perawatan intensif.
“Korban sangat butuh aksi cepat dari pihak terkait agar segera mendapatkan rehabilitasi medis dan psiko sosial supaya nyawa korban beserta bayinya bisa diselamatkan,” katanya.
Saat ini, kasus yang menimpa anak dibawah umur, telah mendapat penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pati. Polisi juga mengejar pelaku PH alias Banyak warga Alasdowo, yang kini diinformasikan melarikan diri. Bahkan saat korban ditemukan PH sudah tidak berada di rumah.(pas-gus)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla