Cetak
Dilihat: 1101

Pati, Kota– Sejumlah aktifis peduli HIV/AIDS di Pati menggelar aksi bagi-bagi bunga dan brosur, pada peringatan Hari AIDS se Dunia, Jumat pagi kemarin (1/12). Bunga menggambarkan kasih saying terhadap sesame, sedang brosur berisi ajakan untuk mengkikis diskrimasi dan stigma negative terhadap penderita HIV/AIDS.

Para aktifis peduli HIV/AIDS, bersama FKPPI, Saka Bakti Husana, PMI dan Panitia Bersama Peringatan Hari AIDS sedunia, membagikan 300an bunga kepada pengguna jalan di perempatan Puri. Mereka mengajak masyarakat untuk memahami, menindaki bahaya, serta menyingkirkan diskriminasi dan stigma negative terhadap penderita HIV/AIDS.
Koordinator  Aksi  bagi-bagi bunga peringatan Hari AIDS sedunia, Arif Bani Ikhwan mengatakan,  dengan memberikan brosur berisi tentang bahaya dan bagaimana penularan HIV/AIDS, masyarakat semakin paham dan tidak perlu takut lagi. Karena selama ini orang awam masih menganggap tabu tentang  Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Padalah penularan HIV/AIDS, sangat berbeda dengan penyakit pada umumnya.
“Oh ternyata HIV/AIDS itu ternyata bukan untuk dihindari, tapi ditindaki. Kegiatan ini agar masyarakat paham apa itu HIV/AIDS. Contoh, tindaki itu adalah, mulai dari kita untuk hidup sehat, berani mengetahui status kesehatan,” jelasnya.
Ketua FKPPI, yang juga anggota Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati acung jempol dan melibatkan diri dalam kegiatan peringatan Hari AIDS oleh aktifis peduli HIV/AIDS, maupun pihak-pihak yang memiliki atensi terhadap bahaya HIV/AIDS.  Dia berharap, stigma sosial yang dirasakan masih menjadi sesuatu yang memberatkan penderita HIV/AIDS  sedikit demi sedikit bisa kita kurangi.
“Sehingga penderita HIV/AIDSyang sudah positif bisa mendapatkan layanan dan perlindungan kesehatan yang layak. Sekali lagi keluarganya dan masyarakat sekelilingnya, karena kami sangat merasakan stigma negatif  dan diskriminatif ini masih sangat-sangat terasa. Karena ini tidak bisa instan,  sehingga teman-teman memberikan informasi ini, dan kami harus lalukan dengan cara bertahap dengan kontinyu,” jelasnya.
Endah Sri Wahyuningati berharap audensi masyarakat peduli HIV/AIDS di Pati dengan Komisi D DPRD Pati, yang telah mendapat respon positif, bisa mewujudkan Peraturan Daerah yang mengatur tentang penanggulangan HIV/AIDS.(•)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s