Satpol PP Bongkar Paksa Tenda Pedagang

Pati, Kota  – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama OPD terkait membongkar paksa sebuah tenda milik pedagang. Pasalnya, pemilik tenda mengabaikan pemberitahuan dan himbauan Pemerintah Kabupaten Pati, yang melarang penggunaan trotoar untuk berjualan.
Pembongkaran paksa tenda pedagang yang nekat berjualan di atas trotoar itu, setelah sebelumnya Satpol PP melayangkan himbauan, dan menyampaikan langsung secara lisan di lokasi kepada pedagang bersangkutan. Meski sempat alot akhirya, pedagang yang berjualan di trotoar di Jl Kol. Sugiyono mempersilahkan Satpol PP untuk membongkarnya.

Plt Kepala Satpol PP  merangkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati Riyoso membenarkan petugasnya telah melakukan pembongkaran paksa tenda yang dipasang pedagang untuk berjualan.
“Karena ada yang membandel. Sebetulnya  kita sudah berikan surat pemberitahuan untuk membongkar tenda jualanya karena menggunakan trotoar seminggu sebelumnya. Ya … kita akhirnya melakukan penertiban meskipun awalnya mereka menolak. Namun setelah diberikan pemahaman akhirnya mereka mau dibongkar,” jelasnya.
Riyoso menambahkan,  setelah Satpol PP rutin melakukan penertiban, PKL  di sejumlah tempat sudah mulai melakukan pembenahan.  Yang dulunya diatas trotoar, belakangan ini mulai banyak PKL yang menata dirinya berjualan di tempat-tempat yang diperbolehkan.  
“Contohnya di komplek Pasar Juwana. Dimana para pedagang yang tadinya berjualan sembarangan, sekarang dengan sukarela menata tempat jualannya di lokasi-lokasi yang ditentukan.” terangnya.
Plt Kepala Satpol PP merangkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, Riyoso mengatakan,  pada 2018 mendatang pihaknya akan lebih menggencarkan lagi penertiban terhadap PKL-PKL yang melanggar ketentuan berjualan berdasarkan Perda. Termasuk penertiban karaoke, yang akan dilakukan setiap malam.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla