Cetak
Dilihat: 799

Pati – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menungu koordinasi dari KPU Provinsi Jawa Tengah, terkait penyelenggaraan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018. Karena yang menjadi penyelenggara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, KPU Provinsi Jawa Tengah.

KPU Provinsi Jawa Tengah sekarang ini, sudah menerima PKPU RI tentang program, jadual dan tahapan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota serentak tahap kedua 2108.  Dan KPU Kabupaten Pati, akan menyesuaikan kegiatan yang telah disusun KPU Provinsi Jawa Tengah, terkait penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.
“Untuk persiapan-persiapan setelah ada penandatanganan PHD oleh Pemprov Jateng, kita segera melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Tengah.  Kalau pemilih ini memang ada upaya pemutakhiran data pemilih. Terutama terkait dengan pemilih-pemilih yang tercecer. Misalnya, didaftar tambahan kemarin, kita mutakhirkan akan dimasukan dalam daftar pemilih tetap nanti,” demikian Ketua KPU Kabupaten Pati, Muhammad Nasich saat diwawancara radio PAS.
Karena pada Pilkada Pati 2017 lalu masih ada data pemilih yang tercecer, kata Muhammad Nasich, pihaknya berkepentingan untuk melakukan pemutakhiran data pemilih, yang dipastikan akan terjadi penambahan pemilih.  Apalagi, saat Pilbup 2017 lalu masih ada sekitar 3ribu pemilih yang belum masuk DPT dengan berbagai alasan.
“Ini kita ada tugas untuk pemutakhiran secara bekelanjutan. Dan terkait dengan pemilih yang terakhir itu kita masukkan dan dilakukan pemutakhiran data pemilih,” terangnya.
Ketua KPU Kabupaten Pati, Muhammad Nasich menuturkan, sampai dengan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, pada Juni 2018 nanti, pihaknya akan memantau perkembangan Data Pemilih Tetap tambahan yang belum masukan DPT.(•)

0
0
0
s2sdefault
powered by social2s