Kepala Sekolah Dipindah, Wali Murid Demo Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan

Pati, Dukuhseti – Puluhan Wali Murid sebuah sekolahan di Pati berunjuk rasa di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Selasa pagi (16/1). Mereka menolak pemindahan Kepala Sekolah, yang selama ini dinilai telah berjasa memajukan sekolah yang dipimpinnya itu.
Mereka yang berujuk rasa ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati itu, masyarakat dan wali murid SD Negeri Penggung 01 turut Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Mereka meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tetap mempertahankan Saeka sebagai Kepala SD setempat.

Seorang Wali Murid Agus Budiyati mengungkapkan, para wali murid berkeinginan mempertahankan Saeka sebagai Kepala SD Negeri Penggung 01, merupakan sosok yang peduli terhadap pendidikan di Desa Ngagel. Sejak kehadirannya, menjadikan SD yang dipimpinnya maju dan peserta didiknya semakin berprestasi.
“Karena Pak Saeka sejak awal sudah membawa bibit-bibit kemajuan bagi SD Negeri Penggung 01. Yang sebelumnya tanpa prestasi sekarang mulai berprestasi. Bahkan pembanggunan sekolah juga semakin maju. Tuntutan kami, Pak Saeka tetap menjadi Kepala SD kami,” kata Agus Budiyati.
Kades Ngagel Suwardi mengatakan, meski masyarakat dan wali murid telah beraudensi, tapi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati Sarpan, tetap mempertahankan SK Bupati Pati yang isinya memindahtugaskan Saeka ke tempat tugas yang lain.
“Warga tetap kecewa dengan hasil audensi itu. Dan Saya tidak bisa membendung terhadap apa nanti yang akan dilakukan Wali Murid. Sementara saya sudah menyampaikan aspirasi kepada Kepala Disdikbud,” kata Kades Ngagel Suwardi.
Menanggapi keinginan masyarakat dan wali murid di ruang kerjanya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati Sarpan menyatakan, pihaknya tetap berpegang pada regulasi yang ada. Yakni, bagi Kepala Sekolah yang sudah 8 tahun, masih diberi kesempatan 4 tahun harus dimutasikan. Untuk itu, Sarpan berharap, warga bisa menerima pemindahan tugas Saeku ke tempat tugas yang lain.
“Sehingga harapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu bisa menerima. Tapi, mereka menerima lain. Maka ini dalam proses pembicaraan supaya diselesaikan dengan baik. Maka perlu ada pertemuan, dan saya jelaskan latar belakang tentang mutasi yang bertujuan baik,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati Sarpan menjelaskan, mutasi merupakan hal yang wajar bagi setiap aparatur negara.
Masyarakat dan wali murid mengancam, bila Dinas pendidikan dan Kebudayaan tetap pada keinginannya memindah Saeka, mereka juga akan memindahkan anak-anaknya ke SD lain.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla