Abaikan Kebersihan, Pemkab Pati Rencanakan Penertiban PKL

Pati -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berencana menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah perkotaan.  Ini dilakukan, karena selama ini para PKL,  mulai mengabaikan kebersihan lingkungan dan meninggalkan sampah usai berjualan. Semua PKL di perkotaan Pati, akan terkena penertiban  oleh Pemkab Pati. Mulai dari yang berjualan di lokasi Alun-alun Simpang Lima Pati,  Jl Pemuda,  dan Jl Sudirman, terkait jam jualan. Penertiban tersebut sebagai penegakan Perda Kabupaten Pati. Surat edaran terkait penertiban jam jualan, sudah dilayangkan kepada para PKL.

“Untuk  awal yang  kita tertibkan selama ini, jam jualan. Tadi sudah ada surat edaran, jam jualan mulai pukul 16.30. Anda kalau tahu malam hari itu, mereka itu tidak merasa handarbeni. Karena mereka hanya mencari uang saja, tapi tidak mau membersihkan lingkungan tempat jualannya. Padahal ada tempat sampah, mereka tidak mau membersihkan sama sekali,” demikian Bupati Pati Haryanto ungkapkan menanggapi pertanyaan radio PAS Pati.
Rencana penertiban tersebut, setelah Pemerintah Kabupaten Pati sering mendapatkan kritikan pedas dari masyarakat melalui jejaring sosial, facebook. Masyarakat banyak mengunggah keabaian para pedagang kaki lima (PKL) terhadap sampah yang menumpuk di tempat-tempat mereka berjualan, terutama di Alun-alun Simpang Lima Pati. Justru menambah kekumuhan di pusat kota.
“Ya rencananya relokasi, kita carikan tempat. Tapi untuk saat ini, penertiban jam jualan 16.30 sampai pagi jam 5.00. Dari pengecekan saya setiap pagi dari Alun-alun sampai Pasar Puri Baru, masih banyak tempat-tempat jualan PKL yang nampak kumuh,” jelasnya.
Rencana penertiban PKL di perkotaan Pati, tutur Bupati Pati Haryanto, Pemkab Pati akan lebih dulu mensosialisasikan lebih dulu, ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang peruntukan tempat bagi PKL berjualan.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla