• text untuk iklan
    Sukseskan Pilgub Jateng
  • titel 2
    Banner yang ke 2
  • judul3
    ini adlah tempat iklan 3
  • Judul iklan ke 4
    Gambar mic

Pati, Wedarijaksa – Setelah menghilang sehari, dan dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dan Pemerintah Desa, seorang nenek ditemukan meninggal di aliran air sungai. Saat ditemukan, jenasah nenek yang sudah mulai pikun itu dalam keadaan terapung.
Jenasah nenek yang ditemukan warga yang saat itu hendak buang sampai ke sungai Bapoh turut Desa Bumiayu Kecamatan Wedarijaksa, merupakan warga setempat. Korban diketahui,  Barni, berusia 70 tahun, warga RT.I/RW.3 Desa Bumiayu Kecamatan Wedarijaksa.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Iswidayati SIK MSi, melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiyanto mengatakan,  informasi penemuan jenasah terapung di sungai Bapoh tersebut, diterimanya pada Sabtu (14/4/2018) sekitar pukul 09.00 pagi, dialiran air sungai Bapoh. “Kali pertama jenasah Nenek Barni ditemukan Indah Ningrum berusia 35 tahun warga Desa setempat. Saat itu, Indah Ningrum yang Guru PAUD sedang membuang sampah di sungai Bapoh. Melihat sesosok jenasah terapung, dia memberitahukan Kades Bumiayu Karyadi yang kemudian diteruskan ke Polsek Wedarijaksa,” tuturnya.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, bersama tim medis yang dipimpin Kepala Puskesmas Wedarijaksa I dr Budho Legowo didampingi dr Novia Kartikasari melalui Bidan Desa Sri Widarti melakukan pemeriksaan luar terhadap jenasah nenek itu. “Hasil pemeriksaan mendapai lidah dalam keadaan menjulur, mata kanan lecet, kulit kaki kanan dan kiri mengelupas, perut membesar, keluar darah pada mulut, serta tidak ada bekas jeratan pada leher. Saat ditemukan korban mengenakan baju luar wana hitam bermotif, baju dalam warna hitam, dan rok warna biru,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, tutur Kapolsek Wedarijaksa AKP Eko Pujiyanto, korban memiliki riwayat penyakit dimensia (pikun). Bahkan sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, nenek Barni sempat pergi dari rumah sejak Jumat (13/4/2018) sekitar pukul 08.00.  Bahkan pihak keluarga bersama warga dan Pemdes setempat mencari keberadaan korban, namun tidak ditemukan. Setelah menerimakan kejadian tersebut, pihak keluarga memakamkan jenasah Nenek Barni, ke pemakaman desa setempat.(●)

Joomla templates by a4joomla