Tiga Pengedar Selebaran Kampanye Hitam Ditangkap

Pati, Gabus – Masyarakat di sekitar Pasar Karaban Kecamatan Gabus menangkap tiga orang, yang ketahuan mengedarkan selebaran kampanye hitam, Jumat pagi (20/4/2018). Ketiga pengedar selebaran tersebut, warga Desa Pakis Kecamatan Tayu.
Ketiga penyebar selebaran kampanye hitam yang tertangkap itu, masing-masing bernama Ahmacd Sutar, Ngarbi dan Prasetyo Utomo. Mereka tertangkap saat mengedarkan selebaran berisi potongan berita koran yang menyudutkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut satu Ganjar Pranowo – Taj Yasin. Ketiganya kemudian dibawa ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Pati. Dan setelah dimintai keterangan, ketiganya diserahkan ke Panwaskab Pati, beserta barang buktinya berupa ribuan lembar selebaran yang belum sempat dibagikan.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Pati Ali Badrudin mengatakan, aksi ketiga orang itu diketahui seorang kader PDI Perjuangan, saat membagi-bagikan selebaran kampanye hitam soal keterlibatan Ganjar Pranowo dalam skandal e-KTP yang pernah dimuat salah satu media massa.
"Ketiga orang ini diamankan saat membagi-bagikan selebaran di pasar Desa Karaban, Kecamatan Gabus. Kebetulan saat itu ada salah satu kader kami yang melihatnya, kemudian tiga pelaku diamankan dan di bawa ke kantor DPC untuk dimintai keterangan," kata Ali Badrudin.
Ali Badruddin yang juga Ketua DPRD Kabupaten Pati menilai, perbuatan ketiga orang itu, melanggar aturan Pilkada. Karena telah sengaja menyebarkan berita yang merugikan salah satu pasangan calon Gubenur dan Wakil Gubernur. “Dari keterangan ketiga pengedar selebaran itu, mereka mendapatkan imbalan dari seseorang sebesar Rp. 1juta untuk koordinator. Sementara dua pelaku lainya hanya mendapat seratus ribu rupaih,” jelasnya.
Sementara Ketua Panwaskab Pati Achwan yang dikonfirmasi, belum dapat memberikan jawaban, karena masih menggelar rapat bersama tim penegakan hukum terpadu terkait masalah ketiga pengedar selebaran kampanye hitam tersebut.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla