Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia Dipemantang Kebun Tebu

Pati, Jaken –  Masyarakat Dukuh Barisan Desa Sidoluhur Kecamatan Jaken, mendadak heboh. Ini menyusul penemuan mayat kakek yang juga warga setempat yang meninggal dunia di pemantang kebun tebu.
Penemuan mayat seorang kakek di pemantang kebun tebu tersebut, spontan membuat warga setempat geger. Karena sebelumnya kakek bernama Waridin, berusia 65 tahun, warga setempat, pergi meninggalkan rumah tanpa diketahui keluarganya, pada Minggu (23/4/2018), sekitar 18.30.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Isti Widayati SIK MSi melalui Kapolsek Jaken AKP Teguh Heri Rusiyanto SH mengatakan, pada Senin pagi (23/4/2018) sekitar pukul 08.15, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat. Bersama sejumlah anggota dipimpin Waka Polsek Jaken IPTu Pujiono, anggota Koramil 016/Jaken, dan tim medis Puskesmas Jaken mendatangi tempat penemuan mayat. “Berdasarkan hasil outopsi luar tim medis Puskesmas Jaken dr Debora Ikawati dan Zainul Fanani, tidak ditemukan jejak trauma badan. Dan atau tanda-tanda bekas penganiayaan. Diduga korban meninggal dunia karena serangan jantung,” jelasnya.
Sedang hasil penyelidikan sementara, tutur Kapolsek Jaken AKP Teguh Heri Rusiyanto, korban kali pertama diketahui tergeletak tak bernyawa oleh Harni, 28 tahun, yang berjalan ke arah kebun tebu milik orang tuanya. Namun tanpa sengaja melihat ada tangan seseorang tergeletak di tanah. Karena takut, Harni memanggil Wahyu Nur Aji untuk melihat dari dekat. “Harni dan Wahyu Nur Aji saat melihat, mengetahui kondisi tubuh korban sudah kaku dan kulitnya kelihatan pucat. Melihat hal tersebut mereka memberitahukan hal tersebut kepada keluarga dan Perangkat Desa,” katanya.
Cucu korban Budi mengaku, dia sempat mencegah kakeknya ketika hendak keluar rumah. Namun, dia terdiam dan membiarkan kakeknya pergi tanpa pamit, setelah memukulnya. Kemudian pihak keluarga sempat meminta bantuan tetangga untuk ikut mencari korban, namun tidak temukan. Hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.  
Menurut keterangan Kamirah (istrinya), kakek Waridi memiliki riwayat penyakit asma menahun. Dan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Jaken menyimpulkan, kakek tersebut meninggal dunia akibat serangan jantung.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla