Antisipasi Gesekan Antar Warga, Takbir Keliling Dilarang

Pati, Kota – Pemkab Pati melarang masyarakat mengadakan takbir keliling, dan menganjurkan takbir keliling di sekitar desa masing-masing. Pelarangan ini, untuk mengantisipasi terjadinya konflik antar warga, yang berdampak menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pemerintah menghimbau masyarakat dalam merayakan malam Idul Fitri, cukup menggelar takbir keliling di lingkungan desa. Sehingga suasana semarak dapat dirasakan masyarakat desa pada malam perayaannya.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pelarangan takbir keliling hingga keluar desa itu, sebagai salah satu upaya untuk meredam konflik antar warga, yang sempat berulang kali terjadi di wilayah Kabupaten Pati. “Itu memang kita pencegahannya berbagai cara. Tapi langkah-langkah saya, salah satunya tidak boleh takbir keliling keluar desa itu maksudnya agar masyarakat tidak saling berbenturan satu sama lainnya,” tutur Bupati Pati.
Bupati Haryanto mengatakan, dengan penyelenggaraan takbir keliling di desa setempat, akan lebih mudah penanganan dan pengendaliannya, bila terjadi gangguan kamtibmas. “Oleh karena itu, saya jauh-jauh hari sebelumnya, sudah membuat edaran dan sering saya sampaikan saat tarawih keliling di desa-desa, sehingga banyak direspon tokoh masyarakat dan termasuk Kades, dan senang dengan adanya surat edaran itu. Karena ada kekawatiran kalau nanti disaat hari raya Idul Fitri terjadi pertengkaran, yang akhirnya merepotkan tokoh-tokoh masyarakat maupun Kepala Desa,” jelas Haryanto.
Bupati Pati Haryanto menegaskan, pihaknya akan menyerahkan kepada aparat penegak hukum bagi warga maupun sekelompok warga yang tetap nekat melakukan takbir keliling hingga ke desa lain.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla