Cetak
Dilihat: 762

Pati - Ratusan warga berunjuk rasa ke  Mapolres Pati,  Selasa pagi (25/7). Aksi tersebut terkait penanganan pengaduan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan LKPj, yang belum tuntas. Kedatangan 300an warga tersebut, untuk menanyakan sejauhmana tindak-lanjut dari penanganan pengaduan pemalsuan tanda tangan, yang sudah satu tahun, yang terkesan jalan ditempat. Para pengunjuk rasa juga menilai, penetapan tersangka Marsono yang dijadikan boneka oleh oknum perangkat desa terkesan dipaksakan.

Seorang pengunjuk rasa Muhammad Saerozi, terkait pemalsuan tanda tangan LKPj  yang semestinya menjadi tanggungjawab bukan lah Marsono yang seorang petani dan tenaga serabutan sebagai tersangkanya. Karena, secara logis Marsono bukan pengguna anggaran.
“Unjuk rasa ini ingin bertemu dengan Kapolres Pati untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus Desa Kedungmulyo sangat lama. Hampir satu tahun belum selesai. Pemalsuan tanda tangan itu, tanda tangan Sekdes, Bendahara Desa, RT/RW di Desa Kedumulyo dalam rangka membuat LKPj 2015, untuk menjahati uang negara,” terangnya.
Usai menemui perwakilan para pengunjuk rasa di ruang operasional Polres Pati, Wapolres Kompol. Nyamin kepada radio PAS mengatakan,  terhadap penanganan dugaan kasus pemalsuan tanda tangan tersebut memang telah ada tersangkanya. Dan penyidik Polres Pati telah memintai kesaksian lima orang.
“Kami memang sedang menangani kasus pemalsuan tanda tangan, yang diduga dilakukan masyarakat. Kita sudah melakukan penyidikan dan perkara itu sudah kita limpahkan ke Kejaksaan. Berdasarkan pemeriksaan, Kejaksaan mengembalikan lagi berkas perkara tersebut untuk melengkapi kekurangan-kekurangannya. Dan masyarakat meminta agar perkara itu ditangani cepat, dan dilibatkan dalam gelar perkara,” ujar Wakapolres Pati, Kompol. Nyamin.
Usai berunjuk rasa di depan Mapolres Pati,  dengan poster bertuliskan desakan untuk mengusut tuntutas dalang pemalsuan tanda tangan, warga mendatangi Kejaksaan Negeri Pati untuk menyampaikan keinginannya agar penuntasan perkara yang melibatkan oknum aparat  di desanya  segera diselesaikan.(•)

0
0
0
s2sdefault
powered by social2s