Pati, Kota – Hingga memasuki H-2 lebaran, kondisi terminal Sleko Pati masih terlihat sepi pemudik. Lonjakan pemudik terjadi pada H-7 lalu, saat kedatangan puluhan bus mudik gratis, baik dari Kemenhub, Jasa Raharja, maupun bantuan Pemkab Pati.
Belum ada lonjakan penumpang atau pemudik di terminal Sleko Pati, hingga H-2 lebaran. Penumpang yang turun dari Surabaya, maupun dari Semarang, masih seperti hari-hari biasa.

Kepala Terminal Sleko Pati Parjo mengatakan, pada H-7 memang ada lonjakan penumpang bus mudik gratis. Terutama dari Jakarta dengan tujuan Pati, pada 9 – 10 Juni 2018 kemarin. “H-2 ini untuk sementara lonjakan penumpang belum ada. Mungkin lonjakan penumpang akan terjadi pada H+2, karena banyak warga yang menggunakan moda angkutan darat bus dan angkutan kota untuk bersilahturahmi ke kerabat-kerabat saat lebaran,” ujarnya.
Parjo mengatakan, untuk malam hari dari pendataan yang dilakukan petugasnya, hanya ada satu atau dua bus, yang masuk untuk menurunkan sejumlah penumpang (pemudik) di Terminal Pati. Itu pun, bus angkutan penumpang dengan trayek Pati – Sumatera. “Untuk bus-bus angkutan lebaran dari Jakarta yang mengangkut pemudik ke Pati tidak masuk ke terminal. Biasanya langsung ke ibukota kecamatan. Seperti mereka yang asal Sukolilo mereka turun di Kecamatan Sukolilo. Apalagi mereka pulang biasanya dengan nyarter dengan daerah tujuan yang sama,” katanya.
Kepala Terminal Sleko Pati Parjo menambahkan, menghadapi pra dan pasca lebaran ini keamanan terminal terbantu dengan adanya Pos Terpadu mudik/balik yang berfungsi untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal dan gangguan kamtibmas.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla