Polsek Juwana Ungkap Kasus Pemerasan Dengan Ancaman

Pati, Juwana – Polsek Juwana berhasil mengungkap kasus pemerasan dengan ancaman yang terjadi di jalan tambak ujung turut Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana.   Hal itu, menindaklanjuti laporan korban kepada Polisi, beberapa saat usai kejadian yang menimpanya.

Beberapa saat setelah menerima laporan dari korban pemerasan, Unit Reskrim Polsek Juwana, berhasil menangkap dua pemuda tersangka pelakunya. Tersangka pelaku pemerasan tersebut, berinisial Munam berusia 20 tahun warga Desa Kudukeras dan Ahni berusia 17 tahun warga Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana.
Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati  didampingi Kapolsek Juwana AKP Didik Dewantoro, melalui Kanit Reskrim Polsek Juwana  Iptu Suwarno mengatakan, dugaan terjadinya tindak pidana pemerasan dengan ancaman itu, terjadi pada Selasa (3/7/2018), sekitar pukul 21.30. Peristiwa itu terjadi, saat kedua korban yang masih dibawah umur  BV warga  Desa Ngening Kecamatan Batangan, dan HO warga Desa Growong Kec Juwana jalan-jalan ke jalan tambak ujung turut Desa Bajomulyo Juwana, usai potong rambut dan makan malam di sekitar Alun-Alun Juwana.“Modus operandinya, pelaku meminta paksa barang milik korban dengan mengancam gunakan sebilah parang. Sehingga korban yang bersama seorang temannya menyerahkan telepon selulernya kepada pelaku. Setelah korban menyerahkan telepon selulernya, pelaku berusaha melarikan diri,” ujarnya.
Namun, saat pelaku berusaha melarikan diri, korban mengejarnya dengan meminta bantuan warga. Kebetulan saat itu sejumlah anggota Polsek Juwana sedang patroli menerima laporan warga mengamankan seorang tersangka pelaku pemerasan di Pos Satpam TPI II Juwana. “Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke polsek juwana untuk pengusutan lebih lanjut. Dengan kasusnya ini, penyidik telah menyiapkan pasal 368 KUHP untuk menjerat kedua pelaku pemerasan dengan ancaman,” tuturnya.
Untuk keperluan penyidikan kasus pemerasan dengan ancaman itu, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya,  2 HP dengan merk berbeda,  sebilah parang, dan 1 unit sepeda motor honda scopy warna silver no pol : K- 4917 –LU dari tangan tersangka pelaku.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla