Soal Pendaftaran Caleg, KPU Rakor Bareng Pimpinan Parpol

Pati, Kota – Mulai 4 – 16 Juli 2018, Partai Politik sudah dapat mendaftarkan calon anggota legislatif   DPR RI, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota. Meski sudah tiga hari berlalu, belum ada satu partai pun, yang datang ke KPU Kabupaten Pati untuk mendaftarkan calon anggota legislatifnya.

Hingga hari ketiga pendaftaran calon anggota legislatif (caleg), belum ada satu partai pun peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Pati yang mendaftarkan calegnya ke KPU. Ini dimungkinkan masih adanya kekurang pahaman terkait tata cara pencalegan. Untuk itu, KPU bersama Pimpinan Parpol peserta Pemilu yang ada di Pati menggelar rapat koordinasi tata cara pencalegan, Jumat pagi (6/7/2018).
“Koordinasi dengan pimpinan partai politik terkait dengan banyaknya pertanyaan pertanyaan terkait dengan tata cara pencalonan legislatif. Meskipun kita nanti juga membuka help desk, untuk menjawab mungkin ada hal-hal yang kurang kurang jelas terkait dengan pencalonan,” demikian Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich, usai memimpin rapat koordinasi di aula KPU.
Muhammad Nasich berharap melalui koordinasi tersebut, semua pimpinan Parpol di daerah paham, terkait persyaratan pencalegan serta berkas-berkas yang dibutuhkan,  saat mendaftar. Seperti berkas SKCK dari Kepolisian, tidak sedang dicabut hak poltiknya oleh Pengadilan, maupun dengan rumah sakit tempat pemeriksaan kesehatan. “Jadi test kesehatan itu dalam ketentuan PKPU No 20/2017 maupun UU Nomor 7 tahun 2017 itu, bisa dilakukan di rumah sakit Pemerintah atau Puskesmas yang memenuhi standar. Kemudian KPU berkoordinasi dengan IDI mengeluarkan list rumah sakit mana saja yang bisa. Ternyata, di salah satu item menyebutkan yang bisa melayani itu di RSUD RAA Soewondo. Sedang untuk yang sudah terlanjut di luar rumah sakit yang ditunjuk, dapat dilampirkan dengan mencantumkan hasil pemeriksaan lengkapnya,” jelasnya.
Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich mengatakan, selesai pendaftaran, pihaknya akan melakukan verifikasi terkait berkas persyaratan pencalonan, maupun verifikasi kuota perempuan 30%. Jika belum terpenuhi, KPU akan memberikan tengat waktu kepada Parpol bersangkutan untuk memperbaiki persyaratan pengajuan calegnya.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla