Cetak
Dilihat: 607

Pati, Margoyoso – Polsek Margoyoso Polres Pati menangkap seorang pemuda pelaku penganiayaan, yang sempat buron beberapa pekan.   Penangkapan tersebut berlangsung saat tersangka menonton pertunjukkan pentas OAM Fals Mania.
Setelah dua puluh hari buron, pengejaran terhadap seorang pelaku penganiayaan berakhir sudah. Polisi akhirnya berhasil menangkap seorang dari tiga pelaku penganiayaan itu, ketika sedang berada di lokasi pentas OAM Fals Mania.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, melalui Kapolsek Margoyoso AKP  Amlis Chaniago mengatakan, pada 7 Juli 2018 lalu, pihaknya menerima laporan kejadian penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, yang mengakibatkan Rudiyanto, 18 tahun warga Desa Semerak Kecamatan Margoyoso mengalami luka terbuka di kepala bagian belakang, dan kaki kiri. Namun waktu itu, para pelaku yang diduga tiga orang melarikan diri. Dan baru tertangkap seorang diantaranya pada Jumat lalu (27/7/2018). “Pada  hari itu, sekira pukul 13.00 unit Reskrim beserta piket SPKT Polsek Margoyoso melakukan pengamanan pertunjukan musik OAM Fals Mania, di Desa Tanjungrejo Kecamatan Margoyoso menerima informasi, salah seorang pelaku ada di lokasi pertunjukan musik tersebut. Kemudian unit Reskrim Polsek Margoyoso, beserta anggota yang lain melakukan penyelidikan. Dan setelah diyakini salah seorang pelakunya ada di lokasi pertunjukkan itu, petugas kami langsung menangkap  pelaku dan mengamankannya ke Mapolsek Margoyoso,” katanya.
Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago menjelaskan, penangkapan terhadap seorang dari tiga pelaku penganiayaan di arena pertunjukkan musik tersebut berlangsung tanpa perlawanan. Kini, pelaku penganiayaan yang tertangkap tersebut, oleh penyidik masih dimintai keterangan di Mapolsek Margoyoso. “Aksi penganiayaan itu terjadi, saat korban bersama seorang temannya, mencari kakaknya di Kantor Kecamatan Margoyoso dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega. Karena tidak ketemu, korban kembali. Namun saat perjalanan pulang, justru ketemu dengan ketiga pelaku penganiayaan di pertigaan Desa Margoyoso, sekitar pukul 22.00. Meski sempat mencoba menghindar, tapi pelaku berhasil mengejar dan menganiayanya baik dengan tangan kosong maupun menggunakan senjata tajam hingga mengenai kepala dan kaki kiri korban,”  katanya.
Dalam perkara ini, tutur Kapolsek Margoyoso AKP Amlis Chaniago, pihaknya masih menyimpan identitas tersangka penganiayaan yang tertangkap tersebut, dengan alasan masih ada pelaku lain yang masih dalam pengejaran. Sementara untuk pelaku penganiayaan, bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP, dan subsider pasal 351 KUHP.(●)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s