Pati, Margorejo – Seorang anak terpaksa memejahijaukan ayahnya ke Pengadilan Negeri. Pasalnya, ayahnya diduga memalsukan dokumen untuk menguasai harta milik istrinya yang telah diwariskan kepada anak-anaknya.
Pemalsuan dokumen berupa dua surat pernyataan oleh Soekardiman warga Desa/Kecamatan Margorejo oleh tiga orang anaknya, sekarang sudah sampai di Pengadilan Negeri Pati. Sidang pertama kasus dugaan pemalsuan surat-surat yang melibatkan antara ayah dan anak itu, telah berlangsung Rabu sepekan lalu (28/11/2018), dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh JPU Kejaksaan Negeri Pati Endah Kurnianingsih. Dalam dakwaannya itu, JPU menyatakan isi materi kedua surat, baik surat kesepakatan bersama dan surat kuasa (perjanjian) yang diaktanotariskan kepada Notaris Salekoen Hadi SH telah menjelaskan keadaan palsu, atau tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

0
0
0
s2smodern

Pati, Kota – Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) diharapkan dapat menjaga marwah etika profesi dokter, dan profesionalitas berorganisasi. Selain itu, seorang dokter juga harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.
Masalah kesehatan dari waktu ke waktu tetap sama. Hanya yang membedakan, sekarang ini kedudukan pasien dengan dokter menjadi sejajar.

0
0
0
s2smodern

Pati, Gabus – Hujan deran yang turun selama hampir dua jam, membawa tumpukan sarah (ranting bambu) di jembatan dan dam parit. Pemandangan tumpukan sarah itu, terlihat di beberapa jembatan di Desa Banjarsari Kecamatan Gabus.
Banyaknya ranting-ranting dan potongan bambu yang sengaja dibuang di sungai, menumpuk dan menyumbat di bawah jembatan dan saluran atau dam parit. Seperti yang terlihat di tiga titik di Desa Banjarsari Kecamatan Gabus.

0
0
0
s2smodern

Pati, Kota – Sebagian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati, melakukan perekaman data e-KTP. Sehingga mereka akan segera memiliki e-KTP yang menjadi persyaratan untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu Serentak 2019.
Dari 359 warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Pati, 250an diantaranya belum memiliki e-KTP. Karena mereka belum pernah melakukan perekaman data e-KTP. Kepemilikan e-KTP ini bukan sekadar untuk kepentingan administrasi saja, tapi juga untuk kepentingan politik mereka. Karena untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu Serentak 2019, setiap WNI yang memiliki hak pilih, harus memiliki e-KTP.

0
0
0
s2smodern

Joomla templates by a4joomla