Home

Pati, Kayen – Terpaan angin kencang merubuhkan sebuah rumah semi permanen di Kecamatan Kayen, Kamis sore kemarin (9/11). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja pemilik rumah menderita kerugian yang mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa rumah rubuh akibat terpaan angin kencang itu menimpa Suminah, janda berusia 70 tahun warga Dukuh Buloh Desa Kayen Kecamatan Kayen. Rumah yang ditinggali korban bersama seorang cucu angkatnya itu, terjadi saat hujan deras disertai angin yang berhembus kencang, sekitar pukul 16.00.

0
0
0
s2sdefault

Pati, Kota – Tim Verifikator temukan pengakuan warga yang identitasnya masuk daftar anggota Parpol tertentu. Karena merasa bukan anggota, atas kesadarannya sendiri  warga bersangkutan menandatangi surat pernyataan yang menerangkan dirinya tidak mendukung Parpol manapun, sebagai calon peserta Pemilu 2019.

0
0
0
s2sdefault

Pati, Kota – Petani di sepanjang bantaran Sungai Silugonggo meminta agar Pemerintah membangun bendung kembang kempis di Sungai Silugonggo, untuk kebutuhan irigasi selama musim kemarau. Bendung kembang kempis itu, nantinya juga dapat digunakan untuk suplay air baku bagi PDAM.
Keinginan petani agar Pemerintah membangun bendung kembang kempis itu, banyak disuarakan saat anggota DPRD Kabupaten Pati menyerap aspirasi, saat masa reses, sejak 5 – 8 November 2017.

0
0
0
s2sdefault

Pati, Kota – Puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Pemerhati Lingkungan (KPPL) menuntut penutupan dan pencabutan kegiatan penambangan oleh CV BSA di Kawasan Pegunungan Kendeng. Tuntutan itu mereka sampaikan, saat menggelar unjuk rasa di depan halaman DPRD Kabupaten Pati, Rabu pagi (8/11).
Dengan membentangkan spanduk dan banner, puluhan pemuda yang menggelar aksi tersebut meminta Pemerintah menutup penambangan yang dinilainya merusak lingkungan di kawasan pegunungan Kendeng turut Desa Slungkep Kecamatan Kayen.

0
0
0
s2sdefault

Joomla templates by a4joomla