Home

Pati, Kota – Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan, harus ikut berkiprah menata pembangunan di perdesaan. Sebagai generasi muda yang memiliki potensi besar, pemuda harus berdaya dan bisa memberdayakan serta menjadi subyek yang aktif di berbagai bidang agar bermanfaat bagi masyarakat.
Para pemuda/pemudi yang menjadi anggota Karang Taruna harus memiliki kreatifitas untuk berkontribusi dalam pembangunan desa. Untuk itu, Karang Taruna Jawa Tengah, akan mendampingi Karang Taruna di perdesaan secara organisatoris dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan wajibnya.

0
0
0
s2sdefault

Pati, Kota – Prajurit TNI AD, anggota Kodim 0718/Pati menyatakan kesiapannya mengamankan dan menjaga keutuhan NKRI bersama tokoh daerah dan seluruh komponen masyarakat. Hal itu merupakan upaya TNI AD dalam menjiwai nilai-nilai Sumpah Pemuda.
Saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 89, di halaman Makodim, Kepala Staf Kodim 0718/ Pati, Mayor Inf.Much. Sholihin, SAg MSi berharap, melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda, jajaran anggota Kodim 0718/Pati menyampaikan salam hangat kepada para tokoh–tokoh pemuda seluruh Indonesia dan yang ada di mancanegara.

0
0
0
s2sdefault

Pati, Kota – Calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang lolos test tertulis, mulai mengikuti test wawancara. KPU Kabupaten Pati menyeleksi calon anggota PPK untuk menetapkan 5 dari 10 orang yang akan duduk di badan penyelenggara Pilgub dan Wagub Jawa Tengah ini, selama dua hari.
Tahapan seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), para peserta yang test administrasi berkas dan test tertulis, melanjutkan persaingan mereka dalam test wawancara.

0
0
0
s2sdefault

Pati, Kota –  Secara umum pendapatan daerah pada rancangan APBD Kabupaten Pati 2018 mengalami penurunan.  Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pati mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pendapatan, untuk menopang kemandirian daerah.
Kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah  dengan berbagai isu aktual yang terjadi di daerag, secara umum proyeksi rancangan APBD 2018, pendapatan daerah ditargetkan senilai Rp.2,021 triliyun, dengan belanja daerah dialokasikan senilai Rp. 2,101 triliyun. Sehingga ada defisit anggaran senilai Rp.79,34 milyar lebih. Selanjutnya defisit itu akan ditutup dengan pembiayaan daerah. Untuk itu, Pemerintah sesuai regulasi yang ada, perlu untuk memberikan penjelasan keterangan dan gambaran umum mengenai kondisi keuangan daerah.  

0
0
0
s2sdefault

Joomla templates by a4joomla