Pati, Gabus – Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma`ruf Desa Sugihrejo Kecamatan Gabus mendapat pelatihan pemanfaatan sampah oleh Women Inspiration 3 GO Pati.  Ini sebagai upaya pondok pesantren untuk mengurangi sampah-sampah yang terbuang sia-sia, untuk dimanfaatkan dengan daur ulang menjadi benda yang memiliki nilai ekonomi.
Sampah yang terbuang sia-sia sebenarnya masih dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk organik, sedang sampah anorganik seperti bekas bungkus makanan atau minuman dapat didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomi. Untuk itu, Woman Inspiration 3 GO hadir untuk mengedukasi masyarakat. Seperti di Pondok Pesantren Al Ma`ruf Desa Sugihrejo Kecamatan Gabus.

0
0
0
s2smodern

Pati, Wedarijaksa – Penggunaan aliran listrik untuk mengusir tikus di persawahan masih marak dilakukan masyarakat. Padahal penggunaan listrik yang bukan semestinya itu, justru dapat mengancam keselamatan jiwa seseorang.
Penggunaan aliran listrik untuk mengusir tikus di sawah, kembali merenggut korban jiwa. Seorang bapak dan anaknya meninggal akibat sengatan listrik yang dipasang di sawahnya untuk mengusir organisma pengganggu tanaman (OPT) padi itu. Muhammad Sapuan berusia 45 tahun warga Desa Tawangharjo Kecamatan Wedarijaksa bersama anaknya, Yoda Prasetya Adinata berusia 12 tahun meninggal akibat aliran listrik yang dipasang oleh korban sendiri.

0
0
0
s2smodern

Pati, Cluwak – Kelompok wanita tani (KWT) mendorong sejumlah ibu rumah tangga di desa, untuk kreatif dan inovatif. Seperti mengajak Ibu-ibu rumah tangga membuat modified cassava flour (mocaf), dari singkong.
Adalah kelompok wanita tani (KWT) Mawar Makmur Desa Payak Kecamatan Cluwak, yang sudah memproduksi modified cassava flour (mocaf). Mereka melakukan itu, dengan memanfaatkan singkong yang melimpah.  Di sisi lain, Ibu-ibu rumah tangga anggota KWT ini., juga berlatih memanfaatkan mocaf (pengganti tepung terigu), sebagai bahan baku olahan.  

0
0
0
s2smodern

Pati, Kota – Menyambut peringatan Sumpah Pemuda, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan lomba gerak jalan 28 KM se Jawa Tengah, yang dipusatkan di Kabupaten Pati, Kamis (4/10/2018). Gerak jalan yang diikuti 30 tim itu start dan finish di halaman Stadion Joyokusumo Pati.
Meski molor setengah jam dari yang dijadualkan, satu persatu tim utusan dari masing-masing kabupaten/kota se Jawa Tengah mengikuti gerak jalan yang dilepas Bupati Pati Haryanto dan Kepala Dinporapa Provinsi Jawa Tengah.

0
0
0
s2smodern

Joomla templates by a4joomla