Pati, Kota – Dua Kepala Satuan (Kasat) dan enam Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di jajaran Polres Pati, menerima pergeseran tugas. Serah terima jabatan dan pengambilan sumpah/janji pergeseran tugas berlangsung dalam upacara di halaman Mapolres Pati, Selasa (27/11/2018).
Ketujuh perwira fungsional di jajaran Polres Pati yang mengikuti pergeseran tugas itu, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kapolsek Gembong, Kapolsek Margorejo, Kapolsek Batangan, Kapolsek Pati, dan Kapolsek Gabus. Kasat Intelkam AKP Sugeng Dwi Hariyanto digantikan AKPYun Iswandi, dan Kasat Lantas AKP Ikrar Potawari digantikan AKP Cristian Chrisye Lolowang.

0
0
0
s2smodern

Pati, Kota – DPRD Kabupaten Pati menggelar sidang paripurna istimewa dengan agenda pengucapan sumpah jabatan pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pati, di ruang rapat paripurna, Selasa (27/11/2018).
Dua pengganti antar waktu (PAW) yang resmi mengangkat sumpah jabatan sisa masa jabatan 2014- 2019, Muhammad Said dari Partai Nasdem yang mengganti Hj Muntamah, dan Sri Rejeki Wulandari dari Partai Gerindra menggantikan Hj Sumijah. Penggantian antar waktu anggota DPRD tersebut, karena Hj Muntamah dan Hj Sumijah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD, dan mencalegkan diri pada Pilleg 2019 melalui parpol lain.

0
0
0
s2smodern

Pati, Kota – Ratusan murid kelas VIII dan IX SMPN 1 Pati bersorak sorai menyambut kedatangan Chistoper Edbert Setiabudi yang datang membawa tropi dan medali emas setelah meraih juara pada kejuaraan dunia karate di Belgia, Selasa pagi (27/11/2018).
Dengan sambutan hangat teman-temannya, Christoper Edbert Setiabudi melangkah memasuki pendopo SMPN 1 Pati. Suasana haru bercampur bangga menyelimuti teman-teman sekelas dan para pendidiknya.
Kepala SMPN 1 Pati Tori Wibisono mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya, yang telah mempersembahkan prestasi yang membanggakan. Bahkan pihak sekolah selalu memberikan tambahan pelajaran kepada Christo, yang masuk di kelas olah raga. Sehingga sekolah bisa mengembangkan pembelajaran akademik maupun nonakademik.

0
0
0
s2smodern

Pati, Kota – Hingga saat ini, sejumlah laporan dugaan pelanggaran pemilu, baik yang bersifat pidana umum dan lainnya, maupun administrasi masuk ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati. Namun, hampir seluruh laporan dugaan pelanggaran pemilu itu rontok, karena tidak terpenuhi unsur-unsur di dalam pasal yang disangkakan.
Setidaknya ada empat dugaan pelanggaran pemilu, yang dilaporkan masyarakat ke Bawaslu Kabupaten Pati. Dari empat itu, tiga diantaranya laporan dugaan pelanggaran pidana umum yang berkaitan dengan pemilu, serta satu laporan dugaan pelanggaran pidana khusus pemilu.

0
0
0
s2smodern

Joomla templates by a4joomla