Home

101pasfmpati, Pati Juwana - Tersangka dalam kasus ekspor sepeda motor dan mobil bodong ke Timor Leste, salah satunya penyedia jasa ekspor. Tersangka ini sekaligus pendana pembelian mobil dan perantara dengan pembeli sepeda motor.
Pada pengungkapan dan penangkapan aksi kejahatan jual beli sepeda motor dan mobil di sebuah gudang turut Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana, dan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang petugas Polres Pati kini telah menahan sembilan orang tersangka bersama barang bukti 321 unit sepeda motor dan 39 unit mobil. Dari sembilan tersangka tersebut seorang diantaranya berperan sebagai pendana dan penyedia jasa ekspor berinisial MA (40 tahun) warga Perum Graha Permata Surya Desa Ngadirgo Kecamatan Mijen Kota Semarang.

0
0
0
s2smodern

101pasfmpati, Pati Juwana - Polres Pati berhasil mengungkap sindikat penadah ratusan kendaraan motor bodong, yang hendak diekspor ke Timor Leste. Sindikat ini juga melibatkan oknum polisi yang kini masih dalam pemeriksaan Propam Polda Jawa Tengah.
Dari hasil pengungkapkan dan pengembangan kasus ini, Polres Pati berhasil menangkap tersangka, bersama barang buktinya di sebuah gudang di Jl Pati – Juwana turut Desa Gedingrejo Kecamatan Juwana, dan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

0
0
0
s2smodern

Pemerintah Kabupaten Pati akan mengambil langkah-langkah masif mencegah penularan covid-19. Langkah-langkah tersebut akan dibahas secara daring dengan melibatkan camat, dan kepala desa, Muspika, Puskesmas se Kabupaten Pati.
Lonjakan kasus orang terkonfirmasi covid-19 yang terjadi di Kabupaten Kudus, menjadi perhatian serius Pemkab Pati. Ini, karena rumah-rumah sakit rujukan covid-19 mulai penuh, yang didominasi oleh warga dari Kabupaten Kudus.

0
0
0
s2smodern

Di masa pandemi covid-19 yang mengkawatirkan ini, pemerintah dan warga masyarakat harus bersinergi untuk memutus rantai penularannya. Setidaknya saat ini, mengurangi dan membatasi kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan, yang justru akan memicu penularan corona.
Halal bihalal di masa pandemi, tidak harus tatap muka, bertemu, dan berjabat tangan langsung, karena akan membahayakan masyarakat banyak. Dengan cara virtual memanfaatkan teknologi informasi, seperti menggunakan telepon gengam pinter dan aplikasi yang tersedia, halal bihalan dan silahturahmi bisa dilakukan.

0
0
0
s2smodern

Joomla templates by a4joomla