Home

101fm, Jakarta - Polri sangat memahami dan menghormati UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Polri juga menghargai dan menghormati bahwa kebebasan pers, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara.
Atas dasar ini maka Polri meyakinkan bahwa Maklumat Kapolri Nomor 1 Tahun 2021 bukan dan tidak akan menjadi ancaman bagi insan pers maupun media.Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Nomor: Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan Terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol Dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam (FPI) tidak ditujukan untuk produk-produk jurnalistik di media massa. Kadiv Humas Polri juga menambahkan bahwa kebebasan pers telah dilindungi oleh Undang-Undang Pers.

0
0
0
s2smodern

101fm, Pati Kota – Selain berdampak langsung kepada pengusaha tahu tempe, tapi juga para petani kedelai di daerah. Karena yang menikmati kenaikkan harga cuma para kapitalis yang mampu mengimpor kedelai dari luar negeri. Sementara panen kedelai lokal sudah habis dibeli dengan harga yang jauh lebih murah.
Kenaikan harga kedelai import bahan baku tahu tempe, bukan hanya dikeluhkan para produsen tahu tempe saja, tapi juga membuat petani kedelai lokal prihatin.

0
0
0
s2smodern

101fm, Pati Kota – Sejumlah orang yang tergabung di Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) berharap, dana relawan pengubur jenazah dengan prosedur protokol kesehatan covid-19 segera selesai. Keluhan itu pun sempat terdengar anggota DPRD Kabupaten Pati yang langsung mengundang perwakilan FRPB untuk menjelaskan duduk perkaranya dalam raker, Selasa (5/1/2021).
Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) bertemu dengan Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Mereka membahas soal dana relawan pengubur jenazah dengan prosedur protokol kesehatan, yang sebagian belum mereka terima, sementara pemerintah dalam penuntasan pemberian dana tersebut ada keterlambatan.

0
0
0
s2smodern

101fm, Pati Kota – Sejak pandemi global covid-19 melanda, ketersediaan darah di PMI Pati, terganggu. Pasalnya, tujuh puluh persen pendonor darah sukarelawan belum bisa mendonor secara normal seperti sebelum masa pandemi.
PMI Kabupaten Pati masih mengandalkan donor keluarga untuk memenuhi ketersediaan kebutuhan darah oleh masyarakat. Karena saat ini pendonor sukarelawan turun hingga tujuh puluh persen. Tiga puluh persen sisanya, masih mengandalkan donor keluarga

0
0
0
s2smodern

Joomla templates by a4joomla