{"id":5170,"date":"2025-04-28T15:46:10","date_gmt":"2025-04-28T08:46:10","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=5170"},"modified":"2025-04-28T15:46:10","modified_gmt":"2025-04-28T08:46:10","slug":"komunitas-sukolilo-bangkit-desak-dprd-pati-tutup-penambangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2025\/04\/28\/komunitas-sukolilo-bangkit-desak-dprd-pati-tutup-penambangan\/","title":{"rendered":"Komunitas Sukolilo Bangkit Desak DPRD Pati Tutup Penambangan"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Pati Kota; Puluhan warga tergabung dalam Komunitas Sukolilo Bangkit mendatangi DPRD Pati, Senin (28\/4\/2025) siang.<br \/>\nMereka memenuhi undangan audensi untuk menyampaikan tuntutan penutupan aktivitas penambangan di wilayah Sukolilo.<br \/>\n<!--more-->Koordinator Komunitas Sukolilo Bangkit, Slamet Riyanto, mengatakan, warga resah akibat sawah mereka tertimbun longsor.<br \/>\nSelain itu, hingga kini laporan warga terkait kerusakan lingkungan belum mendapat tindakan tegas dari pihak berwenang.<br \/>\nKomunitas menegaskan, baik penambang berizin maupun ilegal sama-sama merusak lingkungan tanpa ada upaya pemulihan.<br \/>\nMenurut Slamet, lahan bekas tambang dibiarkan kering kerontang tanpa penanaman kembali yang seharusnya menjadi kewajiban.<br \/>\nDalam audiensi, mereka mendesak semua pelaku penambangan bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang telah terjadi.<br \/>\nMereka juga menegaskan, kajian apapun ke depan tidak menghapus tanggung jawab atas kerusakan yang sudah terjadi.<br \/>\nRapat audiensi antara warga, DPRD, dan dinas terkait sempat molor hingga dua jam dari jadwal semula.<br \/>\nAgenda yang direncanakan pukul 11.00 WIB baru bisa dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, di ruang rapat DPRD Pati.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Pati Kota; Puluhan warga tergabung dalam Komunitas Sukolilo Bangkit mendatangi DPRD Pati, Senin (28\/4\/2025) siang. Mereka memenuhi undangan audensi untuk menyampaikan tuntutan penutupan aktivitas penambangan di wilayah Sukolilo.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5171,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5170","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5170"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5172,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5170\/revisions\/5172"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}