{"id":5411,"date":"2025-06-03T12:45:08","date_gmt":"2025-06-03T05:45:08","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=5411"},"modified":"2025-06-03T13:25:19","modified_gmt":"2025-06-03T06:25:19","slug":"pmii-pati-tolak-kenaikan-pbb-p2-yang-membebani-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2025\/06\/03\/pmii-pati-tolak-kenaikan-pbb-p2-yang-membebani-rakyat\/","title":{"rendered":"PMII Pati Tolak Kenaikan PBB-P2 yang Membebani Rakyat"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Pati Kota ; Puluhan mahasiswa PMII Pati melakukan aksi protes keras terhadap kebijakan kenaikan tarif Pajak Bumi Bangunan PBB-P2. Aksi berlangsung di depan Kantor Bupati Pati, diwarnai pembakaran ban dan orasi menolak keputusan pemerintah daerah.<br \/>\nMahasiswa menilai kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen sangat tidak adil dan membebani masyarakat desa serta petani. Dengan pengawalan ketat Satpol PP dan Polresta Pati, mereka mendesak Bupati Sudewo segera meninjau ulang kebijakan tersebut.<br \/>\n<!--more-->Koordinator aksi, Muhammad Muhajirin, menyebut kebijakan ini ditetapkan secara sepihak tanpa transparansi atau dialog bersama rakyat. Ia menegaskan bahwa keputusan pemerintah harus bersifat partisipatif, bukan justru menyulitkan kehidupan warga pedesaan yang rentan.<br \/>\n\u201cKebijakan ini sangat tidak adil dan terburu-buru tanpa dialog terbuka bersama masyarakat yang terdampak langsung kebijakan tersebut. Kami menuntut keterlibatan DPRD dalam evaluasi menyeluruh sebelum memberlakukan pajak yang memberatkan rakyat kecil.\u201d<br \/>\nMenurut pengunjuk rasa, pemerintah seharusnya mengevaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terlebih dahulu sebelum menaikkan PBB-P2. Langkah pemerintah dianggap sembrono dan tidak mempertimbangkan dampak ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan.<br \/>\n\u201cPemerintah wajib mengevaluasi PAD secara menyeluruh agar kebijakan pajak tidak menyulitkan warga dengan beban berlipat. Naiknya pajak sebesar ini jelas menyulitkan petani kecil yang sedang berjuang mempertahankan mata pencaharian keluarga mereka.\u201d<br \/>\nMahasiswa juga menolak kehadiran Kepala DPUTR Pati, Riyoso, yang datang memberikan penjelasan teknis tanpa membuka ruang dialog. Mereka menganggap pemerintah tidak benar-benar mendengarkan suara masyarakat yang menolak keras kebijakan tersebut diberlakukan.<br \/>\nSelain membawa spanduk dan berorasi, mahasiswa juga membakar ban sebagai simbol perlawanan terhadap kebijakan yang dinilai menindas. Mereka menyatakan bahwa perjuangan akan terus dilakukan hingga pemerintah membatalkan atau merevisi total kebijakan PBB-P2 ini.<br \/>\n\u201cKami akan terus bergerak hingga kebijakan ini dicabut atau disesuaikan agar tidak menindas rakyat kecil. Pemerintah daerah seharusnya mengayomi masyarakat, bukan malah membuat kebijakan yang menyulut keresahan luas.\u201d<br \/>\nPukul 12.00 mahasiswa mengakhiri aksinya dengan penuh rasa kecewa, tanpa kedatangan atau ditemui Bupati Sudewo.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Pati Kota ; Puluhan mahasiswa PMII Pati melakukan aksi protes keras terhadap kebijakan kenaikan tarif Pajak Bumi Bangunan PBB-P2. Aksi berlangsung di depan Kantor Bupati Pati, diwarnai pembakaran ban dan orasi menolak keputusan pemerintah daerah. Mahasiswa menilai kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen sangat tidak adil dan membebani masyarakat desa serta petani. Dengan pengawalan ketat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5412,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5411","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5411"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5413,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5411\/revisions\/5413"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}