{"id":5560,"date":"2025-06-26T14:43:15","date_gmt":"2025-06-26T07:43:15","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=5560"},"modified":"2025-06-26T14:43:15","modified_gmt":"2025-06-26T07:43:15","slug":"supir-angkot-bertahan-di-tengah-penurunan-jumlah-penumpang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2025\/06\/26\/supir-angkot-bertahan-di-tengah-penurunan-jumlah-penumpang\/","title":{"rendered":"Supir Angkot Bertahan di Tengah Penurunan Jumlah Penumpang"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Pati Kota ; Masyarakat kini mulai meninggalkan transportasi moda angkutan kota (angkot). Ini seiring hadirnya model angkutan dalam jaringan ojek online (Ojol), hingga membuat para awak angkot semakin kehilangan mata pencaharian.<br \/>\n<!--more-->Rustianto, pengemudi angkot, mengaku memilih tetap beroperasi meski jumlah penumpang terus berkurang. Kini, ia lebih sering mengambil rute Pati-Trangkil yang dinilainya lebih ramai.<br \/>\n\u201cBiasanya saya mulai beroperasi sejak pukul 6.00 ketika anak-anak mulai berangkat sekolah. Saya mengantar mereka menuju SMP 5 Pati dan sekolah-sekolah di sekitarnya,\u201d jelasnya.<br \/>\nPendapatannya per hari hanya sekitar Rp150.000 dalam kondisi kotor. Penghasilan tersebut belum dipotong bensin, setoran, dan biaya lainnya.<br \/>\n\u201cKalau dulu, tahun 2011 masih ramai. Sekarang narik pun susah, nggak ada penumpangnya,\u201d kata Rustianto saat diwawancarai di Pasar Puri Baru, Kamis (26\/06\/2025).<br \/>\nRustanto bersama sesama sopir angkot dan pengurus DPC Organda bahkan sempat mengadu ke Dinas Perhubungan. Bukan sekadar persaingan angkutan umum, dengan angkutan berbasis aplikasi, dan anak-anak sekolah yang belum cukup umur bersepeda motor.<br \/>\n&#8220;Saya harap Dinas Perhubungan dan Polri bisa memikirkan nasib kami,&#8221; ujar Rustianto.<br \/>\nIa juga meminta sekolah-sekolah kembali memanfaatkan jasa angkot agar siswa tak naik motor. Ia berharap aturan berkendara untuk pelajar lebih ditegakkan demi keselamatan bersama. (Tim PPL UIN Sunan Kudus \u2013 melaporkan).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Pati Kota ; Masyarakat kini mulai meninggalkan transportasi moda angkutan kota (angkot). Ini seiring hadirnya model angkutan dalam jaringan ojek online (Ojol), hingga membuat para awak angkot semakin kehilangan mata pencaharian.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5560","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5560","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5560"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5560\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5562,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5560\/revisions\/5562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}