{"id":6188,"date":"2025-09-24T14:25:32","date_gmt":"2025-09-24T07:25:32","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=6188"},"modified":"2025-09-24T14:59:09","modified_gmt":"2025-09-24T07:59:09","slug":"jmppk-desak-pemerintah-tutup-tambang-di-kendeng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2025\/09\/24\/jmppk-desak-pemerintah-tutup-tambang-di-kendeng\/","title":{"rendered":"JMPPK Desak Pemerintah Tutup Tambang di Kendeng"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota ; Ratusan petani yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) kembali menyuarakan aspirasi mereka di Pati. Mereka menegaskan aksi ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional sebagai momentum memperjuangkan hak petani.<br \/>\n<!--more-->Koordinator JMPPK Gunretno menjelaskan aksi tersebut diikuti berbagai elemen tani, termasuk Serikat Petani Pati dan kelompok tani hutan. Menurutnya, tuntutan mencakup persoalan perhutanan sosial, konflik tanah, hingga masalah penambangan di kawasan Kendeng.<br \/>\n\u201cAda empat tambang yang telah dinyatakan berizin, tetapi belum jelas sejauh mana kewajibannya dipenuhi. Kami sudah menanyakan ke pihak terkait, namun hingga kini belum ada jawaban resmi yang bisa dipertanggungjawabkan,\u201d kata Gunretno.<br \/>\nGunarto menambahkan JMPPK memberi tenggat 14 hari kepada pemerintah daerah untuk menutup tambang bermasalah. Penutupan terutama diminta untuk galian di wilayah Sukolilo dan Kayen yang dinilai merusak lingkungan.<br \/>\n\u201cKajian lingkungan menunjukkan keberadaan tambang hanya menambah kerugian masyarakat, termasuk kekeringan dan banjir. Petani semakin sulit bercocok tanam karena lahan tidak lagi mampu menyerap air sebagaimana mestinya,\u201d ujarnya.<br \/>\nUsai berdialog dengan perwakilan JMPPK, Bupati Pati Sudewo langsung masuk ke ruang kerjanya tanpa komentar lebih lanjut. Ia belum berkenan diwawancarai sejumlah wartawan yang sejak awal telah menunggu di luar ruangannya.(Agus Pambudi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota ; Ratusan petani yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) kembali menyuarakan aspirasi mereka di Pati. Mereka menegaskan aksi ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional sebagai momentum memperjuangkan hak petani.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-6188","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6188","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6188"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6188\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6190,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6188\/revisions\/6190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}