{"id":6308,"date":"2025-10-13T14:25:46","date_gmt":"2025-10-13T07:25:46","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=6308"},"modified":"2025-10-13T14:25:46","modified_gmt":"2025-10-13T07:25:46","slug":"paringga-jati-raras-pati-tampilkan-karya-budaya-lokal-unggulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2025\/10\/13\/paringga-jati-raras-pati-tampilkan-karya-budaya-lokal-unggulan\/","title":{"rendered":"Paringga Jati Raras Pati Tampilkan Karya Budaya Lokal Unggulan"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota ; Sanggar Seni Paringga Jati Raras Pati akan berpartisipasi dalam Gelar Tari Jawa Tengah ke-19. Pagelaran berlangsung Sabtu malam, 18 Oktober 2025, di Pendopo Ageng Gendhon Humardani, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta.<br \/>\n<!--more-->Dua karya dipersiapkan sanggar, mengangkat cerita khas daerah sebagai bentuk pelestarian budaya yang berakar kuat. \u201cKami usung Unduh Pamelo dan Sandiokolo Darmaning Satrio sebagai representasi budaya masyarakat Padeg,\u201d kata Budiono.<br \/>\nTari Unduh Pamelo menggambarkan semangat kolektif warga Bageng dalam memanen jeruk pamelo yang menjadi ikon lokal. \u201cKami ingin menampilkan narasi keseharian yang mengandung nilai kearifan lokal dan kebersamaan,\u201d jelas Budiono.<br \/>\nSandiokolo Darmaning Satrio mengisahkan sejarah berdirinya Kabupaten Padeg melalui tokoh Kembang Joyo Babat Alas Kemiri. \u201cIni adalah bagian penting dari identitas sejarah Padeg yang patut dikenang generasi sekarang,\u201d ujarnya.<br \/>\nBudiono menyampaikan harapan agar tampilnya sanggar memperkuat eksistensi seni daerah di tingkat provinsi dan nasional. \u201cPati punya potensi seni luar biasa yang harus terus dibuka jalannya ke panggung yang lebih besar,\u201d pungkasnya.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota ; Sanggar Seni Paringga Jati Raras Pati akan berpartisipasi dalam Gelar Tari Jawa Tengah ke-19. Pagelaran berlangsung Sabtu malam, 18 Oktober 2025, di Pendopo Ageng Gendhon Humardani, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6309,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,21],"tags":[],"class_list":["post-6308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6308"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6310,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6308\/revisions\/6310"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}