{"id":6519,"date":"2025-11-02T18:34:51","date_gmt":"2025-11-02T11:34:51","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=6519"},"modified":"2025-11-03T09:10:55","modified_gmt":"2025-11-03T02:10:55","slug":"kopdes-merah-putih-gelar-aksi-kreatif-desak-perhatian-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2025\/11\/02\/kopdes-merah-putih-gelar-aksi-kreatif-desak-perhatian-presiden\/","title":{"rendered":"Kopdes Merah Putih Gelar Aksi Kreatif Desak Perhatian Presiden"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota ; Ratusan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari seluruh pelosok Kabupaten Pati menggelar aksi kreatif yang sarat pesan moral. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dianggap lamban merealisasikan janji bantuan permodalan bagi koperasi desa.<br \/>\nAcara bertajuk Kopdes Festival tersebut berlangsung selama dua hari di halaman eks Bakorwil Pati, Jawa <!--more-->Tengah. Para peserta membawa berbagai poster dan tulisan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud harapan agar pemerintah pusat turun tangan langsung.<br \/>\n\u201cKami ingin menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan kreatif,\u201d ujar Koordinator KDMP Pati, Gigih Sumarsono. Ia menegaskan, aksi ini merupakan bentuk keresahan para pengurus yang sudah lama menunggu kejelasan nasib koperasi desa di bawah naungan KDMP.<br \/>\nGigih menjelaskan, sebanyak 406 desa dan kelurahan yang tergabung dalam KDMP telah berjuang secara mandiri membangun ekonomi desa. Mereka bahkan harus menggunakan dana pribadi karena program bantuan yang dijanjikan pemerintah belum juga terealisasi hingga lebih dari enam bulan.<br \/>\n\u201cJanji bantuan itu hanya sebatas wacana, tanpa bukti nyata,\u201d ungkapnya. \u201cPadahal kami sudah berkorban banyak demi memperkuat koperasi desa yang seharusnya menjadi pilar ekonomi rakyat,\u201d tambahnya dengan nada tegas.<br \/>\nFestival yang menelan biaya puluhan juta rupiah itu sepenuhnya dibiayai secara swadaya oleh pengurus KDMP tanpa dukungan pemerintah. Mereka menegaskan kegiatan ini tidak berafiliasi dengan kepentingan politik, melainkan murni bentuk ekspresi aspirasi rakyat desa.<br \/>\n\u201cKami hanya ingin pemerintah mendengar, bukan mengabaikan,\u201d kata Gigih. \u201cSetiap kali kami menanyakan kejelasan kepada pihak kabupaten, jawaban yang diterima selalu tidak pasti dan tanpa solusi konkret,\u201d lanjutnya.<br \/>\nMeski dilakukan tanpa dukungan resmi, kegiatan ini berhasil menarik perhatian publik karena dikemas dalam nuansa budaya dan edukatif. Para peserta menampilkan kesenian tradisional, pameran produk lokal, dan pesan-pesan kreatif yang menggugah simpati masyarakat luas.<br \/>\n\u201cKami yakin Presiden Prabowo memiliki kepedulian terhadap nasib pelaku ekonomi desa,\u201d ujar Gigih penuh harap. \u201cKami ingin beliau tahu bahwa perjuangan kami tulus demi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di akar rumput,\u201d tandasnya.<br \/>\nAksi damai tersebut menjadi simbol semangat baru gerakan koperasi desa untuk memperjuangkan hak mereka secara bermartabat. Dengan kreativitas dan solidaritas, para pengurus KDMP berharap suara mereka sampai ke telinga Presiden agar solusi nyata segera diwujudkan.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota ; Ratusan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari seluruh pelosok Kabupaten Pati menggelar aksi kreatif yang sarat pesan moral. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dianggap lamban merealisasikan janji bantuan permodalan bagi koperasi desa. Acara bertajuk Kopdes Festival tersebut berlangsung selama dua hari di halaman eks Bakorwil Pati, Jawa<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6521,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,8,24,21,20],"tags":[],"class_list":["post-6519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-informasi","category-lain-lain","category-pendidikan","category-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6519"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6522,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6519\/revisions\/6522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}