{"id":7487,"date":"2026-04-13T09:45:30","date_gmt":"2026-04-13T02:45:30","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=7487"},"modified":"2026-04-13T09:45:30","modified_gmt":"2026-04-13T02:45:30","slug":"revitalisasi-sekolah-ubah-wajah-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2026\/04\/13\/revitalisasi-sekolah-ubah-wajah-pendidikan\/","title":{"rendered":"Revitalisasi Sekolah Ubah Wajah Pendidikan"},"content":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota; Revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Pati menunjukkan wajah baru sekolah yang lebih aman nyaman dan siap belajar. Program ini menjadi momentum percepatan kualitas pendidikan sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi bangunan sekolah yang menua.<br \/>\n<!--more-->Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr Abdul Mu\u2019ti menyatakan seluruh bantuan revitalisasi tahun 2025 telah rampung dimanfaatkan sekolah. Ia menegaskan program mencakup ruang kelas baru laboratorium perpustakaan serta fasilitas sanitasi sebagai prioritas nasional pendidikan.<br \/>\n\u201cSeluruh bantuan revitalisasi tahun 2025 sudah selesai seratus persen dan kini dimanfaatkan meningkatkan kebutuhan pendidikan di Kabupaten Pati,\u201d ujarnya. \u201cRevitalisasi bervariasi mulai ruang kelas laboratorium perpustakaan hingga toilet karena menjadi prioritas Presiden untuk kenyamanan belajar,\u201d tambahnya usai meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se Kab Pati PHTC Presiden Prabowo Subiyanto di SMPN 8 Pati, Minggu kemarin, 12 April 2026.<br \/>\nIa juga memastikan pemerintah pusat menyiapkan tambahan anggaran tahun 2026 dengan fokus sekolah daerah tertinggal dan rusak berat. Nilai anggaran mencapai sekitar sebelas koma empat miliar rupiah dengan prioritas wilayah bencana serta daerah kategori tertinggal.<br \/>\nPlt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh kondisi bangunan sekolah pasca insiden robohnya gedung SD. Ia menyebut pemerintah daerah akan membentuk tim khusus untuk memetakan kerusakan serta kelayakan seluruh fasilitas pendidikan.<br \/>\n\u201cKami akan bentuk tim mengecek seluruh sekolah karena masih banyak bangunan lama yang perlu perhatian serius segera,\u201d tegasnya. \u201cPeristiwa robohnya gedung akibat hujan deras menjadi peringatan penting agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,\u201d lanjutnya.<br \/>\nDi tingkat sekolah manfaat revitalisasi dirasakan langsung oleh tenaga pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar sehari hari. Kepala SMPN 1 Gembong Istianah menyebut kondisi sekolahnya kini jauh lebih layak dibanding sebelumnya yang memprihatinkan.<br \/>\n\u201cDulu kondisi sekolah sangat mengenaskan tetapi sekarang pembelajaran menjadi lebih aman nyaman dan kondusif bagi siswa,\u201d katanya. \u201cPerbaikan meliputi lantai dinding atap hingga pembangunan laboratorium komputer toilet dan ruang UKS beserta perabotnya,\u201d jelasnya.<br \/>\nRevitalisasi di SMPN 1 Gembong mencakup pembongkaran total struktur lama yang telah berdiri sejak tahun delapan puluhan. Anggaran sebesar tiga koma tiga miliar rupiah mampu menuntaskan seluruh ruang kelas serta fasilitas pendukung lainnya.<br \/>\nProgram ini juga terintegrasi dengan digitalisasi pendidikan melalui distribusi perangkat teknologi serta pelatihan guru secara nasional. Menteri Abdul Mu\u2019ti menyebut ratusan ribu satuan pendidikan telah menerima perangkat untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.<br \/>\nDengan sinergi pusat dan daerah revitalisasi tidak hanya memperbaiki fisik bangunan tetapi juga memperkuat kualitas proses pembelajaran. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman modern dan berdaya saing di masa depan.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>pasfmpati.com, Kota; Revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Pati menunjukkan wajah baru sekolah yang lebih aman nyaman dan siap belajar. Program ini menjadi momentum percepatan kualitas pendidikan sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi bangunan sekolah yang menua.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7488,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,23,24,21,20],"tags":[],"class_list":["post-7487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-budaya","category-lain-lain","category-pendidikan","category-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7487"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7487\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7489,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7487\/revisions\/7489"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}