{"id":8499,"date":"2026-09-15T21:11:05","date_gmt":"2026-09-15T14:11:05","guid":{"rendered":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/?p=8499"},"modified":"2026-09-15T21:11:05","modified_gmt":"2026-09-15T14:11:05","slug":"akses-jkn-makin-luas-bpjs-kesehatan-dorong-mutu-layanan-faskes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/2026\/09\/15\/akses-jkn-makin-luas-bpjs-kesehatan-dorong-mutu-layanan-faskes\/","title":{"rendered":"Akses JKN Makin Luas, BPJS Kesehatan Dorong Mutu Layanan Faskes\u00a0"},"content":{"rendered":"<p>Pati, Kota; BPJS Kesehatan mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan dalam<\/p>\n<p>Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pelayanan,<\/p>\n<p>tetapi juga manfaat kesehatan yang dirasakan peserta.<\/p>\n<p><!--more-->Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan luasnya cakupan kepesertaan<\/p>\n<p>JKN perlu diikuti dengan peningkatan terhadap mutu yang diberikan oleh fasiltas kesehatan. Per 1<\/p>\n<p>September 2026, Program JKN telah memberikan perlindungan kepada sekitar 284,3 juta penduduk<\/p>\n<p>atau lebih dari 98,6 persen populasi Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjamin<\/p>\n<p>bahwa ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka memperoleh layanan yang bermutu<\/p>\n<p>serta perlindungan dari risiko finansial,&#8221; ujar Pujo dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan<\/p>\n<p>BPJS Kesehatan Tahun 2026, Selasa (15\/9).<\/p>\n<p>Menurut Pujo, peningkatan pemanfaatan layanan menunjukkan semakin terbukanya akses<\/p>\n<p>masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS<\/p>\n<p>Kesehatan.<\/p>\n<p>Per 1 September 2026, terdapat 23.816 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.221<\/p>\n<p>Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) hingga 7.180 sarana penunjang yang telah<\/p>\n<p>bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Lebih dari itu, jumlah tersebut juga perlu diikuti dengan<\/p>\n<p>pelayanan yang sesuai kebutuhan medis dan memberikan hasil kesehatan yang optimal.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, sepanjang tahun 2014-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari<\/p>\n<p>Rp1.279,8 triliun ke fasilitas kesehatan untuk membayar pelayanan kesehatan. Menurut Pujo, itu<\/p>\n<p>bukanlah biaya yang sedikit. Ada banyak masyarakat yang bergantung JKN untuk berobat, apalagi<\/p>\n<p>jika penyakitnya berbiaya mahal atau membutuhkan waktu pengobatan panjang.<\/p>\n<p>&#8220;Transformasi yang perlu kita bangun bersama adalah dari volume menuju value. Value-based care<\/p>\n<p>bukan tentang mengurangi pelayanan, tetapi memastikan peserta memperoleh pelayanan yang<\/p>\n<p>tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medis, dengan hasil kesehatan yang terbaik,&#8221; kata<\/p>\n<p>Pujo.<\/p>\n<p>Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan peran aktif fasilitas kesehatan Karena itu, BPJS<\/p>\n<p>Kesehatan memberikan penghargaan bertajuk Seva Paramahita Award 2026 kepada fasilitas<\/p>\n<p>kesehatan yang menunjukkan komitmen dan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada<\/p>\n<p>peserta JKN.<\/p>\n<p>&#8220;Fasilitas kesehatan yang memperoleh penghargaan hari ini diharapkan bisa menjadi role model,<\/p>\n<p>menjadi tempat bertukar ilmu, serta ikut menyebarluaskan praktik-praktik baik dalam peningkatan<\/p>\n<p>mutu, inovasi, dan akuntabilitas pelayanan JKN,&#8221; ujar Pujo.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, penguatan mutu layanan juga perlu dirasakan langsung oleh peserta ketika<\/p>\n<p>berada di fasilitas kesehatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan meluncurkan wajah baru Petugas BPJS<\/p>\n<p>SATU atau BPJS Siap Membantu sebagai bagian dari upaya memperkuat pengalaman peserta<\/p>\n<p>dalam memperoleh informasi dan pendampingan selama mengakses layanan kesehatan.<\/p>\n<p>Di sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan juga memperkuat koordinasi dengan Asuransi Kesehatan<\/p>\n<p>Tambahan (AKT) melalui Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ). Melalui skema ini,<\/p>\n<p>peserta JKN yang memiliki AKT dapat memperoleh manfaat kenaikan kelas perawatan dengan<\/p>\n<p>koordinasi pembiayaan antara BPJS Kesehatan dan AKT, sehingga peserta tidak perlu<\/p>\n<p>menanggung out-of-pocket di luar ketentuan. KAPJ juga mengatur koordinasi kepesertaan, sistem<\/p>\n<p>tagihan satu pintu, serta pembagian selisih biaya pelayanan antara BPJS Kesehatan dan AKT.<\/p>\n<p>&#8220;Peluncuran wajah baru BPJS SATU serta penandatanganan kerja sama dengan Asuransi<\/p>\n<p>Kesehatan Tambahan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk semakin memperkuat pengalaman<\/p>\n<p>peserta serta membangun koordinasi pembiayaan kesehatan yang lebih terintegrasi, efektif, dan<\/p>\n<p>berorientasi pada kualitas,&#8221; tutur Pujo.<\/p>\n<p>Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat mengatakan, perluasan akses<\/p>\n<p>layanan JKN perlu berjalan seimbang dengan peningkatan mutu dan keberlanjutan Program JKN.<\/p>\n<p>Menurutnya, fasilitas kesehatan memiliki peran strategis karena secara langsung menentukan<\/p>\n<p>pengalaman peserta, sehingga pelayanan harus mudah diakses, berkualitas, aman, cepat, dan<\/p>\n<p>berkeadilan.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Dewan Pengawas terus mendorong penguatan tata kelola JKN yang transparan<\/p>\n<p>dan akuntabel, termasuk dalam aspek kualitas layanan, kepatuhan regulasi, pengelolaan risiko, dan<\/p>\n<p>perlindungan hak peserta. Penguatan tersebut juga perlu didukung kolaborasi seluruh ekosistem<\/p>\n<p>JKN, termasuk melalui koordinasi antara BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan Tambahan<\/p>\n<p>untuk memperkuat integrasi ekosistem kesehatan nasional.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan, Maria<\/p>\n<p>Endang Sumiwi menjelaskan Program JKN merupakan salah satu pondasi penting dalam<\/p>\n<p>pembangunan Indonesia sehingga perlu dipastikan setiap peserta memperoleh pelayanan<\/p>\n<p>kesehatan yang bermutu, aman, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan. Transformasi kesehatan<\/p>\n<p>yang terus dijalankan juga perlu berjalan seiring dengan transformasi mutu layanan, termasuk<\/p>\n<p>melalui penguatan fasilitas kesehatan yang menjadi bagian penting dalam memastikan akses<\/p>\n<p>layanan kesehatan semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada sistem jaminan kesehatan yang kuat tanpa didukung fasilitas kesehatan yang kuat.<\/p>\n<p>Semangat gotong royong harus kita maknai sebagai kerja sama dan tanggung jawab yang jelas dari<\/p>\n<p>seluruh pihak, baik pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, maupun<\/p>\n<p>masyarakat,\u201d tegas Maria.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar<\/p>\n<p>atau Cak Imin, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat Program Jaminan<\/p>\n<p>Kesehatan Nasional (JKN) agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,<\/p>\n<p>inklusif, dan berkelanjutan. Menurutnya, JKN merupakan wujud nyata gotong royong bangsa dalam<\/p>\n<p>memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cUntuk menjaga keberlanjutan dan memperkuat manfaat JKN, perlu adanya komitmen dan<\/p>\n<p>kontribusi dari seluruh ekosistem JKN. Pemerintah berperan melalui dukungan kebijakan, regulasi,<\/p>\n<p>dan pembiayaan, peserta dengan menjaga kepesertaan tetap aktif serta memenuhi kewajibannya,<\/p>\n<p>sementara fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan diberikan<\/p>\n<p>sesuai standar, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan,\u201d kata Cak Imin.<\/p>\n<p>Di sisi pelayanan, penguatan akses dan pemerataan mutu fasilitas kesehatan perlu terus dilakukan<\/p>\n<p>seiring meningkatnya pemanfaatan layanan dan perubahan pola penyakit di Indonesia. Penguatan<\/p>\n<p>layanan primer menjadi salah satu prioritas, termasuk melalui peningkatan kapasitas sumber daya<\/p>\n<p>manusia, sarana prasarana, ketersediaan obat dan bahan medis, serta pemeriksaan penunjang,<\/p>\n<p>terutama di wilayah dengan keterbatasan akses.<\/p>\n<p>\u201cProgram JKN adalah gotong royong raksasa bangsa ini yang harus kita jaga bersama. Kita ingin<\/p>\n<p>memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa harus takut jatuh miskin karena sakit. Karena<\/p>\n<p>itu, seluruh pihak harus menjalankan perannya dengan baik, menjaga keaktifan kepesertaan,<\/p>\n<p>memberikan pelayanan sesuai standar, menggunakan sumber daya secara tepat, serta<\/p>\n<p>membangun budaya integritas, transparansi, dan pengawasan bersama. Dengan gotong royong<\/p>\n<p>yang kuat, kita optimistis JKN akan terus tumbuh dan memberikan perlindungan kesehatan yang<\/p>\n<p>bermutu bagi seluruh masyarakat Indonesia,\u201d tegas Cak Imin.<\/p>\n<p>Berikut nama 30 penerima apresiasi Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan<\/p>\n<p>Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:<\/p>\n<p>Kategori Puskesmas<\/p>\n<p>Juara 1 Puskesmas Umbulsari, Kabupaten Jember<\/p>\n<p>Juara 2 Upt. Puskesmas Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara<\/p>\n<p>Juara 3 Puskesmas Palakka, Kabupaten Barru<\/p>\n<p>Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter<\/p>\n<p>Juara 1 Dr. Efri Yeni, Kabupaten Padang Pariaman<\/p>\n<p>Juara 2 dr. Fitrijah, Kabupaten Jombang<\/p>\n<p>Juara 3 Dr. Sintje Tjengnis, Kota Ambon<\/p>\n<p>Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi<\/p>\n<p>Juara 1 Drg. Fitri Eka Rahmafuri, Kabupaten Jember<\/p>\n<p>Juara 2 Drg. Hj. Aminah, Mm, Kabupaten Solok Selatan<\/p>\n<p>Juara 3 Drg. Asrofi, Kabupaten Temanggung<\/p>\n<p>Kategori Klinik Pratama<\/p>\n<p>Juara 1 Klinik Pratama Ganesha Bali, Kabupaten Buleleng<\/p>\n<p>Juara 2 Klinik Dua Putri Jaya, Kabupaten Lampung Selatan<\/p>\n<p>Juara 3 Klinik Pratama Bunda Patimah, Kota Medan<\/p>\n<p>Kategori Rumah Sakit Kelas A<\/p>\n<p>Juara 1 RSUD Dr Soetomo, Kota Surabaya<\/p>\n<p>Juara 2 Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Kota Jakarta Pusat<\/p>\n<p>Juara 3 RSUP Prof. Dr. I G.N.G. Ngoerah, Kota Denpasar<\/p>\n<p>Kategori Rumah Sakit Kelas B<\/p>\n<p>Juara 1 RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Kabupaten Bangkalan<\/p>\n<p>Juara 2 RS Mitra Plumbon Cirebon, Kabupaten Cirebon<\/p>\n<p>Juara 3 RSUD Brigjend. H. Hasan Basry, Kabupaten Hulu Sungai Selatan<\/p>\n<p>Kategori Rumah Sakit Kelas C<\/p>\n<p>Juara 1 RS Mawaddah Medika, Kabupaten Mojokerto<\/p>\n<p>Juara 2 RSUD R.A.A Tjokronegoro, Kabupaten Purworejo<\/p>\n<p>Juara 3 RS Yos Sudarso, Kota Padang<\/p>\n<p>Kategori Rumah Sakit Kelas D<\/p>\n<p>Juara 1 RS Hasyim Asy&#8217;ari, Kabupaten Jombang<\/p>\n<p>Juara 2 RS Santa Elisabeth, Kabupaten Bantul<\/p>\n<p>Juara 3 RSU Sakinah Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe<\/p>\n<p>Kategori Rumah Sakit Khusus<\/p>\n<p>Juara 1 RSIA Putri, Kota Surabaya<\/p>\n<p>Juara 2 RSJ Prof Hb Sa&#8217;anin Padang, Kota Padang<\/p>\n<p>Juara 3 RS Khusus Gigi Dan Mulut Universitas Hasanuddin, Kota Makassar<\/p>\n<p>Kategori Klinik Utama<\/p>\n<p>Juara 1 Klinik Utama Citra Mulia<\/p>\n<p>Juara 2 Klinik Utama Cahaya Imani<\/p>\n<p>Juara 3 Klinik Utama Cahaya Husada<\/p>\n<p>Berikut nama 6 penerima Penghargaan Khusus Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan<\/p>\n<p>Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:<\/p>\n<p>Kategori Rumah Sakit D Pratama &#8211; RS Kelas D Pratama Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur &#8211; RSUD Hj. Puang Sabbe, Kabupaten Enrekang &#8211; RS Pratama Tolinggula Melayani, Kabupaten Gorontalo Utara<\/p>\n<p>Kategori DBTFMS &#8211; RS Kapal Dr. Lie Dharmawan Ii, Kota Jakarta Barat &#8211; Puskesmas Ilwayab, Kabupaten Merauke &#8211; RS Kapal Ksatria Airlangga, Kota Surabaya<\/p>\n<p>Berikut nama 15 penerima Penghargaan Lomba Konten Edukasi JKN Tahun 2026:<\/p>\n<p>Kategori Puskesmas<\/p>\n<p>Juara 1<\/p>\n<p>Puskesmas Makrayu, Kota Palembang<\/p>\n<p>Juara 2<\/p>\n<p>Juara 3<\/p>\n<p>Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan<\/p>\n<p>Puskesmas Remu, Kota Sorong<\/p>\n<p>Kategori TPMD\/TPMDG<\/p>\n<p>Juara 1<\/p>\n<p>Drg. Ijlal Wafa&#8217; Al Hamdani, Kabupaten Polewali Mandar<\/p>\n<p>Juara 2<\/p>\n<p>Juara 3<\/p>\n<p>Dr. Erwin Buntoro Jst, Kota Tanjung Pinang<\/p>\n<p>Dr Handini, Kota Surabaya<\/p>\n<p>Kategori Klinik Pratama<\/p>\n<p>Juara 1<\/p>\n<p>Klinik Pratama Kaina Healthcare, Jakarta Barat<\/p>\n<p>Juara 2<\/p>\n<p>Juara 3<\/p>\n<p>Klinik Pratama Arimbi Medical Center, Kota Lubuk Linggau<\/p>\n<p>Klinik Lmmc Banjarbaru, Kota Banjarbaru<\/p>\n<p>Kategori FKRTL Pemerintah<\/p>\n<p>Juara 1<\/p>\n<p>RSUD Bangli, Kabupaten Bangli<\/p>\n<p>Juara 2<\/p>\n<p>Juara 3<\/p>\n<p>RSUD Pameungpeuk Garut, Kabupaten Garut<\/p>\n<p>RSUD Ajibarang, Kabupaten Banyumas<\/p>\n<p>Kategori FKRTL Swasta<\/p>\n<p>Juara 1<\/p>\n<p>RS Ceria Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan<\/p>\n<p>Juara 2<\/p>\n<p>Juara 3<\/p>\n<p>RS Hasyim Asy&#8217;ari, Kabupaten Jombang<\/p>\n<p>Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision, Kota Medan. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pati, Kota; BPJS Kesehatan mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pelayanan, tetapi juga manfaat kesehatan yang dirasakan peserta.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8501,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,8,24,21,20],"tags":[],"class_list":["post-8499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-informasi","category-lain-lain","category-pendidikan","category-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8499"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8503,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8499\/revisions\/8503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8501"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasfmpati.com\/radio\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}