Kades, Ulama Hingga Dewan Apresiasi Polresta Pati Hadirkan Polisi RW

pasfmpati.com, Pati Kota : Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pati telah meluncurkan (launching) Polisi Rukun Warga (RW), pada pekan awal Juni 2023 ini. Kehadiran polisi di tingkatan paling bawah di desa ini, harus lebih responsif menangani masalah yang terjadi di lingkungan RW. Ibaratnya jarum yang jatuh pun, Polisi RW hadir lebih cepat untuk meredam kejadian-kejadian yang berdampak hukum.

Ketua Paguyuban Kepala dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati) Pandoyo mewakili sebagian besar kepala desa di Kabupaten Pati, mendukung program tersebut. Dia menilai, program Polisi RW merupakan sebuah langkah maju yang digagas Kapolri Jend Pol Sigit Listiyo Prabowo. “Mengapa saya mengatakan demikian.?, karena sekalipun sekarang ini ada Babhinkamtibmas personilnya sangat terbatas sekali. Ada satu babhinkamtibmas yang mengampu 3 sampai 4 desa, jadi tentunya permasalahan-permasalahan yang ada di desa ini, akan mendapat perhatian dan tindak lanjut yang cepat dari pihak Polri,” katanya.

Kehadiran Polisi RW, kata Pandoyo akan membantu terciptanya suasana kondusif di masyarakat, sehingga ada pendampingan yang lebih intens dari aparat kepolisian di tengah-tengah warga masyarakat desa. “Terkait kolaborasi bagaimana pelaksanaan tupoksi masing-masing tentunya ini akan ditindaklanjuti oleh pihak terkait terhadap potensi, dan juga peta kerawanan maupun yang lain. Initnya selaku Ketua Pasopati sangat mendukung program Polisi RW Polresta Pati,” ungkapnya.

Menurut Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim, kegiatan pengamanan kepolisian dengan menghadirkan Polisi RW ini merupakan terobosan baru. Sehingga masyarakat bisa secara langsung, bersama-sama dengan Polri maupun TNI untuk menjaga kenyamanan, ketenangan, ketentraman, dan keamanan lingkungan hingga ke tingkat RW. “Dan dengan adanya progra Polisi RW ini, saya kira akan meminimalkan perilaku-perlaku kejahatan maupun hal-hal yang bisa mengganggu terhadap ketentraman masyarakat. Oleh karena itu, mari kita dukung bersama program Polisi RW ini,” tutur Ketua Tanfidziyah PC NU Pati.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Golkar Ir HM Sukarno juga menyampaikan dukungan dan apresiasi kegiatan pengamanan kepolisian hingga ke komunitas warga yang paling kecil. “Pertama patut kita apresiasi, karena terus terang saja didalam patroli jaga keamanan sering saya sampaikan untuk ditingkatkan intensitasnya. Kebetulan ini ada Polisi RW otomatis ini paling tidak terutama di lingkungan rawan akan teratasi,” katanya.

Hanya saja, kata Sukarno, program ini pasti terkendala dengan jumlah personilnya. Saat ini penempatan (ploting) Bhabinkamtibmas sendiri, satu personil masih mengampu 2, 3 bahkan 4 desa. Sementara jumlah personil di Polresta Pati belum sebanding dengan jumlah RW yang ada di Kabupaten Pati. Tapi paling tidak, kata anggota Komisi B DPRD Pati ini, kehadiran Polisi RW diharapkan dapat mengondisikan ketentraman masyarakat dengan baik.

Baik kepala desa, ulama, dan wakil rakyat berharap, kehadiran Polisi RW dapat berkolaborasi dengan ormas-ormas, dan satuan-satuan masyarakat yang ada untuk bersama menuju masyarakat aman damai tertib dan nyaman untuk melakukan kegiatan kemasyarakat.(*)

Kontributor :

Juni 2023
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial