pasfmpati.com, Pati Tlogowungu : Dinas Kesehatan Kabupaten Pati meresmikan pelaksanaan proyek percontohan (pilot project) ‘Ayo Berdenting’ (Aktual, Yakin, Obyektif, Bersama Indentifikasi Stunting). Dua desa menjadi lokasi pelaksanaa proyek percontohan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Pati.
Usai peluncuran (launching) pelaksanaan proyek percontohan, di Desa Tlogosari Kecamatan Tlogowungu, Rabu (14/6/2023), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati dr Aviani Tritanti Venusia mengatakan, proyek percontohan ‘Ayo Berdenting’ ini merupakan strategi untuk mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama mengatasi masalah stunting. “Karena masalah stunting itu bukan masalah Dinas Kesehatan atau Dinas Sosial saja atau Bappeda saja, tapi semuanya terkait. Oleh karena itu dipilih strategi kebersamaan,” katanya.
Kepala Dinkes Pati menjelaskan, pada tahun ini Desa Sukoharjo Kecamatan Wedarijaksa dan Desa Tlogosari Kecamatan Tlogowungu masuk dalam lokus desa stunting. Angka stunting di kedua desa ini dinilai tinggi, masing-masing sekitar 35 anak balita. Tapi setelah mengidentifikasi dengan pemeriksaan bersama sesuai dengan definisi operasionalnya ternyata hanya sekitar 10% atau 3 anak yang benar-benar stunting.
Pj Bupati Henggar Budi Anggoro usai meresmikan menegaskan, kegiatan ayo berdenting ini nanti akan digaungkan ke seluruh wilayah Kabupaten Pati, untuk mengakselerasi pencapaian zona zero stunting. “Agar nanti tahun depan kita bisa mampu keluar dari zona stunting, yang kondisi saat ini sesuai dengan data SSG, di Pati ini kan ada 23%. Tetapi dari data EPBPGM itu ada kurang lebih 5,34%. Jadi ada simpangan yang begitu jauh, tetapi nanti kita cobalah entaskan semua stunting yang ada di Kabupaten Pati,” kata Henggar.
Kebijakan Pemkab Pati melalui Dinkes, selian mengupayakan menuju wilayah tanpa stunting, juga melakukan pencegahan sejak dini. Di antaranya penyuluhan pola dan asupan gizi kepada ibu-ibu yang punya balita dan calon pengantin, serta memberikan tablet tambah darah remaja putri atau siswi SMP/SMA.(*)

2 Juli 2026
Pati, Kota; Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.…


