pasfmpati.com, Pati Gembong : Anggota DPRD Kabupaten Pati asal Partai Persatuan Pembangunan Hj Rusdi SPd mengaku, implementasi kurikulum merdeka belum bisa maksimal. Meski sudah dua tahun berjalan dan terbilang baru, pendidik perlu memahami lebih dulu.
“Ya kurikulum Merdeka ini boleh dikatakan ya belum bisa dicerna atau dilakukan secara maksimal oleh semua pendidik. Karena sifatnya baru dan ada baiknya itu dengan adanya kurikulum Merdeka ini, anak-anak tidak belajarnya tidak monoton,” demikian ungkapnya saat diwawancara radio PASFM Pati, di rumah kediamannya, Jumat pagi (29/9/2023).
Rusdi menambahkan, memang dalam pembelajaran ini, peserta didik harus mendapatkan materi-materi yang sesuai dengan apa yang minati atau bakatnya. Sehingga mereka bisa mengembangkan bakatnya.
“Tapi dengan adanya Kurikulum Merdeka ini, walaupun sudah di sana sini sudah ada pembinaan dari pengawas maupun atau dari Dinas Pendidikan atau yang berkaitan dengan pendidikan itu sendiri. Karena memang sifatnya baru dan kemarin itu Kurikulum 2013 itu juga belum berjalan maksimal, sehingga agak rancu dan guru-guru sendiri juga belum bisa dengan Kurikulum Merdeka ini,” tegasnya.
Anggota DPRD Pati Hj Rusdi SPdI ini berharap, pemerintah dari pusat hingga daerah, lebih masif lagi memberikan bimbingan, sehingga implementasi Kurikulum Merdeka bisa berjalan maksimal.(*)



