pasfmpati.com, Pati Dukuhseti: Puluhan warga dari berbagai desa berunjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Mereka yang mengatasnamakan Persatuan Masyarakat Dukuhseti (Pemandu), menuntut perbaikan jalan penghubung Tayu – Puncel yang rusak parah.
Korlap Aksi Izzudin Arsalan mengatakan, jalan sepanjang 5 KM ini rusak, karena dilewati dum truk dari Kabupaten Jepara. Dum-dum itu mengangkut hasil tambang dengan tonase di atas 15 ton.
“Tadi sudah disepakati, Mei mendatang akan dilakukan pengaspalan dari dinas terkait. Kami juga ingin kendaraan yang melintasi jalan Tayu – Puncel ini muatannya tertib sesuai aturan, agar jalan tidak rusak,” terang di sela-sela unjuk rasa, Senin (1/4/2024).
Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati Hasto Utomo menyatakan Kementerian PUPR akan segera memperbaiki. Selain dengan betonisasi, penanganan jalan tersebut juga dengan pengaspalan berlapis.
“Untuk yang 700 meter karena posisinya tanah di kawasan hutan karet yang berbatasan dengan Jepara dengan cor (betonisasi). Sedang yang 4,3 KM dengan aspal hotmix 2 lapis, karena yang lewat di sini kendaraan dengan tonase berat,” katanya.
Selain pengaspalan 2 lapis, jalan juga akan dilebarkan dari yang semula 4 meter menjadi 5,5 meter.
Kerusakan parah di jalan penghubung tersebut berulang kali pasca diperbaiki, karena dum-dum truk yang melewati kelebihan tonase. Sementara jalan tersebut jalan kelas III C yang boleh dilalui kendaraan bermotor dengan muatan sumbu terberat yang maksimal 8 ton.(*)

14 Juli 2026
Pati, Winong; Sebuah mobil mendadak mengeluarkan percikan api di bagian bawah kemudi tepat setelah pengisian bahan bakar di SPBU Winong…


