Lestarikan Tradisi, Pemdes Wonosekar Adakan Kenduri 1000 Ketupat

pasfmpati.com, Pati Gembong: Warga Desa Wonosekar Kecamatan Gembong Kabupaten Pati mengadakan kenduri seribu ketupat. Kegiatan ini merupakana upaya pemerintah desa (Pemdes) setempat untuk melestarikan tradisi syawalan kepada generasi muda.
Kepala Desa Wonosekar Muhammad Zaenuri mengatakan, pihaknya berkepentingan untuk melestarikan budaya warisan leluhur, yang sudah mentradisi di masyarakat. Agar tetap terjaga, generasi muda harus lebih didekatkan dengan tradisi yang dilakukan setahun sekali itu.
“Ini merupakan upaya melestarikan budaya jawa di desa ini. Dan melalui kegiatan ini, warga masyarakat desa bisa semakin lebih lekat menjalin tali silahturahmi, saling rukun membangun desa,” jelasnya.
Seorang warga Hendro mengaku, dengan memakan ketupat yang telah didoakan bersama itu, akan mendatangkan berkah. Baik bagi diri sendiri maupun keluarga.
“Ya kita tadi ikut berebut ketupat lepet ini. Harapannya Desa Wonosekar semakin makmur sandang pangan (gemah ripah loh jinawi), semoga makin berkah,” ujarnya sambil menunjukan tiga buah ketupat yang didapatnya.
Gunungan ketupat dan lepet yang merupakan swadaya masyarakat dari masing-masing RT ittu kemudian diarak menuju ke lapangan. Usai doa bersama, warga berebut ketupat dan lepet yang menghiasi gunungan.
Kupat dan lepet dalam tradisi ini melambangkan keluputan atau kelepatan, yang bermakna kesalahan telah saling dimaafkan pada saat Idul Fitri.(*)

Kontributor :

April 2024
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial