pasfmpati.com, Pati Margoyoso: Pelaku UMKM harus responsif memanfaatkan situasi dan kondisi atau momen, untuk mendongkrak penjualannya. Seperti memanfaatkan keriuhan di sekitar lokasi jelang hingga hari H peringatan hari wafat (haul) KH Mutamakkin Kajen Kabupaten Pati, Jumat mendatang (26/7/2024).
Pedagang buah Suprihatin mengaku, dia bisa merasakan hasil dari penjualannya, dibanding hari-hari biasa. Menjelang haul KH Mutamakkin atay Mbah Mutamakkin, omset dagangannya meningkat.
“Ya kalau hari-hari biasa ya penjualan sama aja. Tapi kalau di bulan Suro emang agak lumayan penjualannya kalau dibandingkan dengan hari biasa,” kata Suprihatin.
Pelaku UMKM Karya Dunia Indah (KDI) Kajen, Selvina mengaku, haul Mbah Mutamakkin memang memberi suasana yang berbeda. Karena banyak pengunjung dari berbagai daerah yang datang sambil berbelanja di sepanjang jalan menuju ke komplek Makam Waliyullah itu.
“Kalau di hari-hari begini (jelang haul Mbah Mutamakkin) lebih rame, pendapatannya bisa 2 – 3 kali lipat dari hari biasa. Misal hari biasa dapet 500.000, kalau Suro bisa Rp1,5 juta sampai Rp2 juta,” kata Selvina.
Warga masyarakat yang datang dari daerah sekitar maupun luar daeran, tidak hanya datang untuk berziarah. Namun juga menikmati kuliner dan minuman tradisional, oleh-oleh khas, dan barang kerajinan tangan yang menjadi primadona pengunjung.(Tim Liputan IAIN Kudus)

2 November 2026
Pati, Kota; Enam puluh bendahara desa mengikuti kegiatan sertifikasi kompetensi koperasi di dalam Hotel Safin Kabupaten Pati. Program pelatihan ini…


