pasfmpati.com, Pati Margoyoso: Desa-desa di Kabupaten Pati yang memiliki potensi kepariwisataan terus bertambah. Pemerintah melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) berharap, munculnya desa-desa wisata ini, dapat mendongkrak perekonomian masyarakatnya.
Kepala Disporapar Kabupaten Pati, Rekso Suhartono mengatakan, pada tahun 2024 ini, pemerintah menetapkan 6 desa wisata. Ini merupakan hasil seleksi dari 24 desa yang mengajukan penilaian sebagai desa wisata, dengan potensi yang dimiliki.
“Penetapan 6 desa wisata ini mengacu pada Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 tahun 2019 tentang Pemberdayaan Desa Wisata di Jawa Tengah. Kemudian Perbup Pati Nomor 28 tahun 2022 tentang Pemberdayaan Desa Wisata di Kabupaten Pati,” katanya saat melaporkan kegiatan penetapan 6 desa wisata di Desa Soneyan Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Senin siang kemarin (15/7/2024)..
Rekso berharap, desa-desa wisata ini nantinya harus siap bersaing dalam meningkatkan desa wisata berkompetensi untuk meningkatkan kepawisataan. Selain itu, juga terus berinovasi dan berkreasi sesuai potensi yang ada, seperti wisata pantai, wisata budaya, wisata alam hingga wisata religi
Plt Kepala Dinporapar Provinsi Jawa Tengah Syurya Deta Syafrie berharap, masyarakat di desa-desa wisata bisa mempromosikan potensi wisatanya. Promosi ini bisa menggunakan menggunakan media massa, dan media sosial.
“SK sebagai Desa Wisata tidak berhenti di situ saja, tapi menjadi semangat untuk terus berkembang dan mandiri, serta harapan dapat menjadi desa yang sejahtera,” kata Syurya Deta.
Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan, penetapan desa wisata itu, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat
“Sehingga diharapkan desa wisata dapat meningkatkan perekonomian lokal dan juga mampu memperkuat pelestarian budaya di setiap desa. Bahkan juga bisa untuk memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Kabupaten Pati kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Ke-6 desa wisata itu, di antaranya Desa Soneyan, Desa Tajungsari, Desa Gunungsari, Desa Kauman, Desa Gabus, dan Desa Sukolilo.(*)

16 September 2026
Pati, Winong; Musim kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Pati pada September 2026 berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih warga. Mengeringnya…


