pasfmpati.com, Pati Jakenan: Program TMMD Sengkuyung tahap I Tahun Anggaran 2025 difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pati. Kegiatan ini mencakup pembangunan fisik dan nonfisik di dua desa sasaran dengan melibatkan berbagai pihak.
Di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jakenan, akan dilakukan pembangunan jalan beton sepanjang 450 x 3 x 0,16 meter guna memperlancar akses transportasi warga. Selain itu, terdapat empat unit rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta satu unit tugu prasasti sebagai simbol keberhasilan program. “Kami berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki infrastruktur desa,” ujar Dandim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P.
Sementara itu, di Desa Bringin, Kecamatan Juwana, betonisasi jalan sepanjang 384 x 4 x 0,16 meter akan meningkatkan konektivitas masyarakat. Pembangunan lainnya mencakup dua unit RTLH serta satu unit tugu prasasti sebagai bagian dari pemerataan pembangunan. “Program ini sangat membantu dalam pemerataan pembangunan dan mempercepat akses transportasi bagi warga,” kata Pj Bupati Pati, Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyelenggarakan berbagai kegiatan nonfisik yang bermanfaat bagi masyarakat. Program ini meliputi layanan kesehatan, pelayanan KB, penyuluhan berbagai bidang, serta pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini untuk meningkatkan keterampilan dan taraf hidup,” ujar salah satu petugas penyuluhan.
Pelayanan administrasi kependudukan juga disediakan dalam rangka membantu masyarakat dalam mengurus dokumen resmi. Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru tetapi juga keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup. “Adanya layanan ini sangat mempermudah warga dalam mendapatkan dokumen kependudukan yang diperlukan,” ujar seorang warga setempat.
Pj Bupati Pati, Dr. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si, menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergitas antara TNI, Pemda, Polri, dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup warga. “Kami sangat mengapresiasi sinergitas semua pihak yang terlibat dalam TMMD ini,” tuturnya.
Dandim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P., menyampaikan harapannya agar seluruh pekerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan akses menuju persawahan menjadi lebih mudah, mendukung swasembada pangan, dan meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya.(*)


