pasfmpati.com, Pati Tayu; Angin puting beliung menerjang Kecamatan Tayu, menyebabkan kerusakan parah di Desa Margumulyo dan Desa Kedungsari pada Rabu (12/3/2025). Puluhan rumah terdampak bencana ini, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi dari ringan hingga berat.
Ditaksir akibat terpaan puting beliung ini, dari banyaknya kerusakan yang terjadi, kerugian mencapai milyaran rupiah.
Camat Tayu, Imam Rifa’i, mengungkapkan bahwa Desa Margumulyo menjadi wilayah terdampak paling parah akibat angin kencang. Sebanyak 18 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 40 rumah rusak sedang dan 32 rumah mengalami rusak ringan.
“Di Desa Kedungsari, dampak puting beliung juga cukup signifikan dengan 33 rumah mengalami rusak ringan. Camat Tayu memperkirakan total kerugian akibat bencana ini di desa tersebut mencapai Rp50 juta,” ujarnya.
Pasca kejadian, kata Imam Rifa`i, warga setempat langsung bergotong royong membersihkan puing-puing dan memperbaiki rumah yang terdampak. Bantuan dari pemerintah daerah dan relawan mulai berdatangan untuk membantu para korban.
“Tim tanggap darurat dikerahkan untuk menyalurkan bantuan logistik serta menilai kebutuhan mendesak bagi warga terdampak. Upaya pemulihan terus dilakukan agar masyarakat bisa segera kembali ke kehidupan normal mereka,” kata Camat Tayu.
Pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana serupa di tengah cuaca ekstrem. Langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi hal penting untuk mengurangi risiko serta dampak dari bencana alam.(*)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

