pasfmpati.com, Pati Kota; Pemerintah Kabupaten Pati terus berupaya meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja. Program ini merupakan amanah undang-undang yang harus dijalankan bersama demi kesejahteraan tenaga kerja.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Jumani, menegaskan bahwa Pemkab Pati mendukung penuh implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayahnya. Berbagai langkah telah ditempuh, termasuk penyusunan regulasi, kerja sama lintas sektor, serta inovasi dalam meningkatkan jumlah peserta.
“Salah satu target utama kami adalah mencapai universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan pada tahun 2025. Pemkab Pati bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan dengan berbagai strategi,” ujar Jumani, pada sosialisasi capaian universal coverage Jamsostek, di ruang rapat Kembangjoyo Setda Pati, Kamis (14/3/2025).
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pati M Andy Heriamsyah menyoroti pentingnya perlindungan bagi seluruh pekerja, baik penerima upah maupun bukan penerima upah. Saat ini, dari total 599 ribu angkatan kerja di Kabupaten Pati, baru sekitar 29 ribu orang yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Untuk meningkatkan jumlah peserta, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, terutama bagi pekerja miskin yang belum mampu membayar iuran secara mandiri. Bantuan dari pemerintah diharapkan dapat mendorong mereka mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.
Jika program ini berjalan optimal, manfaatnya akan sangat besar, terutama dalam menekan angka kemiskinan serta mencegah munculnya masyarakat miskin baru. Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, pekerja yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan jaminan finansial yang layak, sehingga tidak menjadi beban bagi keluarga mereka.(*)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

